STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN DAN PARTISIPASI IBU DALAM MENJAGA LINGKUNGAN DAN KESEHATAN PADA KOMUNITAS DAERAH ALIRAN SUNGAI DI PROVINSI JAWA TIMUR

  • Satiti Kuntari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Indonesia
  • Tuti Budirahayu Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Emy Susanti Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Dimas Prasetianto Wicaksono Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Endah Retnani Wismaningsih Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Indonesia
  • Dianti Ias Oktaviasari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Indonesia
  • Ratna Frenty Nurkhalim Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Indonesia
  • Mariatul Fithriasari Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Krisnita Dwi Jayanti Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Indonesia
Keywords: Pengetahuan, Partisipasi, Kesehatan, Lingkungan.

Abstract

Penurunan kualitas air sungai di sepanjang wilayah Provinsi Jawa Timur terjadi karena pencemaran lingkungan yang dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi keluarga yang bermukim di sekitar aliran sungai. Ibu-ibu yang tinggal di wilayah aliran sungai memegang peran penting dalam pengelolaan dan pemanfaatan air sungai yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas kesehatan dirinya dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu terkait kualitas, pemanfaatan dan kesehatan dalam kaitannya dengan air sungai di tiga kota/kabupaten Provinsi Jawa Timur, dan perbedaan partisipasi ibu dalam menjaga lingkungan dan kesehatan di tiga kota/kabupaten Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif komparatif yang dilaksanakan di wilayah aliran sungai Provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Kediri. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Responden pada penelitian ini ialah perempuan usia produktif 20-45 tahun yang berjumlah 300 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan ibu terkait kualitas air sungai dan pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga dengan perolehan rata-rata sebesar 2,99 (Sidoarjo), 3,11 (Surabaya), 2,77 (Kediri) yang mana berarti pengetahuan ibu masih kurang, dan (2) tidak ada perbedaan partisipasi ibu dalam menjaga lingkungan dan kesehatan warga dengan perolehan mean sebesar 1,18 (Sidoarjo), 1,44 (Surabaya), 1,22 (Kediri) yang mana berarti partisipasi ibu juga sangat kurang. Dengan demikian, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan tentang kualitas air sungai dan pemanfaatannya untuk kebutuhan rumah tangga, dan partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan dan kesehatan bagi ibu-ibu yang tinggal di wilayah aliran sungai Provinsi Jawa Timur.

References

Ariani, A. T. (2012). Sistem Neurobehaviour. Jakarta: Salemba Medika.

Arisanty, D., Adyatma, S., & Huda, N. (2017). Analisis kandungan bakteri fecal coliform pada Sungai Kuin Kota Banjarmasin. Majalah Geografi Indonesia, 31(2), 51–60. https://doi.org/10.22146/mgi.26551 22

Astomo, P. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Mandar Berorientasi Lingkungan Hidup. Mimbar Hukum Universitas Gadjah Mada, 3(1).

Bakti, I., Hafiar, H., Budiana, H., & Puspitasari, L. (2017). Pemberdayaan pranata sosial melalui komunikasi lingkungan: Menakar pelibatan peran perempuan dalam mitigasi banjir citarum. Jurnal Kawistara, 7(1), 94–107. https://doi.org/10.22146/kawistara.24313

Budiharto. (2010). Pengantar ilmu perilaku kesehatan dan pendidikan kesehatan gigi. EGC.

Daramusseng, A., & Syamsir, S. (2021). Studi Kualitas Air Sungai Karang Mumus Ditinjau dari Parameter Escherichia coli Untuk Keperluan Higiene Sanitasi. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(1), 1–6. https://doi.org/10.14710/jkli.20.1.1-6

Erfandi. (2009). Pengetahuan dan Faktor-faktor yang mempengaruhi. Pengetahuan Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. http://www.prohealth.com

Febriyanto, M. (2016). . Hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku konsumsi jajanan sehat di MI Sulaimaniyah, Mojoagung, Jombang. Universitas Airlangga.

Handayani, T. S., Suharto, B., & Marsoedi. (2001). Penentuan status kualitas perairan sungai brantas hulu dengan biomonitoring makrozoobentos: Tinjauan dari pencemaran bahan organik. Biosain, 1(1).

Hutagaol, E. J. (2010). Perilaku Masyarakat Dalam Penggunaan Air Sungai Lau Gerbong Dan Keluhan Kesehatan Kulit Di Desa Perbesi Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo Tahun 2010. Universitas Sumatera Utara.

Irna, L. N. (2019). Perilaku Kepala Keluarga dalam Memanfaatkan Air Sungai Way Galih di Desa Way Galih. Jurnal Penelitian Geografi.

Novia, L., Widiatmono, B. R., & Luthfiyana, H. (2020). Beban pencemaran BOD dan karakteristik oksigen terlarut di Sungai Brantas Kota Malang. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(2), 354–366.

Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Mustar, T., Ramdani, R., Manurung, E. I., Sianturi, E., Tompunu, M. R. G., Sitanggang, Y. F., & Maisyarah, M. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Yayasan Kita Menulis. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/19791/1/2021_Book%20Chapter_Promosi%20Kesehatan%20dan%20Perilaku%20Kesehatan.pdf

Permatasari, S. (2021). Analisis Tingkat Pencemaran Sungai Brantas Di Kota Kediri. Universitas Muhammadiyah Malang.

Pradono, J., & Sulistyowati, N. (2014). Hubungan antara tingkat pendidikan, pengetahuan tentang kesehatan lingkungan, perilaku hidup sehat dengan status kesehatan. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 17, 89–95.

Priatna, D., Purnomo, T., & Kuswanti, N. (2016). Kadar logam berat timbal (Pb) pada air dan ikan bader (Barbonymus gonionotus) di Sungai Brantas wilayah Mojokerto. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi, 5(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/lenterabio/article/view/14563

Riza, Y., Fahrurazi, F., & Ernadi, E. (2018). Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Dan Penggunaan Air Sungai Dengan Keluhan Kesehatan Kulit Pada Masyarakat. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 2(1), 12–16.

Saragi, O., Setiawan, B., & Ekayanti, I. (2019). Analisis penyediaan dan penggunaan air sungai pada rumah tangga di Pekon Ulu Krui dan di Pekon Laay Kabupaten Lampung Barat. Jurnal Gizi Dan Pangan, 3(3), 167–171.

Syaputri, M. (2017). Peran dinas lingkungan hidup kota Surabaya dalam pengendalian pencemaran air Sungai Brantas. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 131–146. https://doi.org/ttps://doi.org/10.24246/jrh.2017.v1.i2.p131-146

Published
2025-01-15
How to Cite
Kuntari, S., Budirahayu, T., Susanti, E., Wicaksono, D. P., Wismaningsih, E. R., Oktaviasari, D. I., Nurkhalim, R. F., Fithriasari, M., & Jayanti, K. D. (2025). STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN DAN PARTISIPASI IBU DALAM MENJAGA LINGKUNGAN DAN KESEHATAN PADA KOMUNITAS DAERAH ALIRAN SUNGAI DI PROVINSI JAWA TIMUR. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 7(1), 9-21. https://doi.org/10.54783/jin.v7i1.1225