PERAN PEMERINTAH DESA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA EDUKASI KETAKASI DI SIDOMULYO JEMBER
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan Wisata Edukasi Ketakasi di Desa Sidomulyo, Kabupaten Jember. Topik ini penting karena pariwisata berbasis komunitas menjadi strategi kunci dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan, terutama pada sektor agrowisata kopi yang menjadi potensi utama desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa berperan sebagai regulator, fasilitator, katalisator, dan dinamisator melalui kebijakan wisata, penyediaan infrastruktur, kemitraan strategis, serta pemberdayaan pemuda dan promosi digital. Masyarakat turut berpartisipasi aktif melalui Pokdarwis dan Gerakan Pemuda Sidomulyo dalam pengelolaan kebun kopi edukatif, edukasi pengunjung, dan promosi berbasis media sosial. Temuan penelitian ini berdampak pada penguatan tata kelola kolaboratif di tingkat desa, yang mendorong pengembangan wisata edukatif yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya regulasi teknis yang aplikatif dan penguatan kapasitas kelembagaan sebagai prasyarat keberlanjutan wisata berbasis komunitas.
References
Adhiwati, M. (2015). Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jakarta: Kementerian Pariwisata.
Ansell, C., & Gash, A. (2007). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Butler, R. W. (1980). The concept of a tourist area cycle of evolution: Implications for management of resources. The Canadian Geographer, 24(1), 5–12. https://doi.org/10.1111/j.1541-0064.1980.tb00970.x
Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation’s place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 8(3), 213–235. https://doi.org/10.1016/0305-750X(80)90082-8
Cole, S. (2006). Information and empowerment: The keys to sustainable tourism development. Journal of Sustainable Tourism, 14(6), 629–644. https://doi.org/10.2167/jost607.0
Dwight Waldo. (1948). The administrative state: A study of the political theory of American public administration. New York: Ronald Press.
Firdaus, M., & Widyastuti, A. (2021). Peran pemerintah desa dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 101–116. https://doi.org/10.33701/jip.v7i2.2341
Handayani, R. (2024). Motivasi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan wisata berbasis partisipasi di Indonesia. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 10(1), 25–37. https://doi.org/10.24843/jpp.v10i1.2024
Hidayat, R., & Djadjuli, R. D. (2020). Peran pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata Curug Kembar di Desa Raksabaya. Jurnal Pemerintahan dan Kebijakan, 12(1), 77–88.
Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community's assets. Chicago: ACTA Publications.
Lane, B. (1994). Sustainable rural tourism strategies: A tool for development and conservation. Journal of Sustainable Tourism, 2(1–2), 102–111. https://doi.org/10.1080/09669589409510687
Nair, V., & Hamzah, A. (2015). Successful Community-Based Tourism Approaches for Rural Destinations: The Asia Pacific Experience. Worldwide Hospitality and Tourism Themes, 7(5), 429–439. https://doi.org/10.1108/WHATT-06-2015-0023
Patadungan, F., Tasik, H. H., & Purwanto, J. (2020). Peran pemerintah dan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Pantai Pulisan, Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Administrasi Publik, 6(2), 145–158. https://doi.org/10.35797/jap.v6i2.456
Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F
Putnam, R. D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton, NJ: Princeton University Press.
Putra, A. W., Hasim, M., & Adianto, D. (2022). Collaborative governance dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Kecamatan Rupat Utara. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik, 8(3), 201–215. https://doi.org/10.33369/jips.v8i3.2022
Ramdayanti, D., Argenti, A., & Marsingga, R. (2021). Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata melalui peran pemerintah desa. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 245–257. https://doi.org/10.23917/jish.v10i2.16854
Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(98)00069-7
Scheyvens, R. (2011). Tourism and poverty. London: Routledge.
Sri Mulyani, D., & Basrowi. (2023). Modal sosial dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di Sidoarjo. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, 14(2), 133–145.
Sumardjo. (2012). Kepemimpinan Partisipatif Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Bogor: IPB Press.
Tosun, C. (2006). Expected nature of community participation in tourism development. Tourism Management, 27(3), 493–504. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2004.12.004
Triananda, R., Maweikere, L., & Memah, R. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata di Desa Bahoi, Sulawesi Utara. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 5(1), 41–54.
UNWTO. (2020). Tourism and rural development: A report on sustainable tourism practices. Madrid: United Nations World Tourism Organization.
Uhai, R. (2021). Peran Organisasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata di Kalimantan Timur. Jurnal Pariwisata dan Kebudayaan, 12(3), 203–215.
Uphoff, N. (1992). Local Institutions and Participation for Sustainable Development. Ithaca, NY: Cornell University Press.
Wahyuni, D., & Sari, R. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata di Indonesia. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 8(1), 45–60. https://doi.org/10.24843/jpp.v8i1.2020
Copyright (c) 2025 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)