PENGUATAN TATA KELOLA BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA: STUDI KASUS DI DESA PURWADANA KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG

  • Liya Yulia Politeknik Kepribadian, Bekasi, Indonesia
  • Rahmat Hidayat Djati Politeknik Kepribadian, Bekasi, Indonesia
  • Endang Heryana Politeknik Kepribadian, Bekasi, Indonesia
Keywords: BUMDes, Tata Kelola, Pendapatan Asli Desa, Kapasitas SDM, KDKMP, Studi Kasus.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui studi kasus pada BUMDes Purwasejahtera Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelolaan BUMDes, perkembangan unit usaha, laporan keuangan, serta hubungan BUMDes dengan pemerintah desa dan masyarakat. Informan penelitian terdiri atas Direktur BUMDes, perangkat desa, dan pelaku UMKM sekaligus masyarakat Desa Purwadana. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes telah mengembangkan empat unit usaha, yaitu perdagangan limbah produksi, perdagangan sembako, penyewaan kios, dan ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele. Pada tahun 2025, laporan keuangan menunjukkan pendapatan sebesar Rp 2,799 miliar dengan total beban sebesar Rp 2,470 miliar, disertai peningkatan modal dan pengembangan aset usaha. BUMDes juga menunjukkan kemampuan membangun kemitraan dengan perusahaan swasta, pemerintah desa, dan masyarakat. Dalam menghadapi keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, BUMDes memilih strategi kolaboratif melalui pembagian peran dan pemanfaatan rantai pasok. Namun, penelitian menemukan bahwa kapasitas sumber daya manusia dan konsistensi tata kelola keuangan masih menjadi kelemahan, ditandai dengan adanya ketidaksinkronan pada beberapa angka dalam laporan pertanggungjawaban. Oleh karena itu, penguatan kompetensi pengelola, standardisasi administrasi dan pelaporan keuangan, pengawasan, serta penguatan jejaring kemitraan menjadi strategi penting untuk meningkatkan kontribusi BUMDes terhadap PADes dan kesejahteraan masyarakat.

References

Achmad, R. W. (2024). Politics And Social Welfare: Dynamics of Social Assistance Programs on Electability in Indonesia. Jurnal Wacana Politik, 9(2). https://doi.org/10.24198/jwp.v9i2.53634

Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & SaldaƱa, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

OECD. (2015). G20/OECD Principles of Corporate Governance. Paris: OECD Publishing.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pendaftaran, Pendataan dan Pemeringkatan, Pembinaan dan Pengembangan, dan Pengadaan Barang dan/atau Jasa Badan Usaha Milik Desa/Badan Usaha Milik Desa Bersama.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

UNDP. (1997), Governance for Sustainable Human Development. UNDP

World Bank. (1992). Governance and Development. Washington, DC: World Bank.

Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Published
2026-06-23
How to Cite
Yulia, L., Djati, R. H., & Heryana, E. (2026). PENGUATAN TATA KELOLA BUMDES DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA: STUDI KASUS DI DESA PURWADANA KECAMATAN TELUKJAMBE TIMUR KABUPATEN KARAWANG. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 8(2), 274-285. https://doi.org/10.54783/jin.v8i2.1509