NEGOSIASI OTORITAS KEAGAMAAN DI ERA AI: FENOMENOLOGI VERIFIKASI JAWABAN CHATGPT OLEH MAHASISWA PAI

  • Aidil Berkani Universitas Al-Kifayah Riau, Indonesia
  • Yoga Jundirwan Universitas Al-Kifayah Riau, Indonesia
  • Siti Aisyah Ummukultsum Universitas Al-Kifayah Riau, Indonesia
  • Rahman Afri Yuda Universitas Al-Kifayah Riau, Indonesia
Keywords: Otoritas Keagamaan, Kecerdasan Buatan, ChatGPT, Fenomenologi, Pendidikan Agama Islam.

Abstract

Penggunaan ChatGPT untuk menjawab pertanyaan keagamaan menempatkan otoritas yang tidak memiliki sanad, wajah, dan pertanggungjawaban keilmuan di hadapan mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berposisi sebagai pembelajar sekaligus calon pendidik. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana pengalaman memverifikasi jawaban ChatGPT dapat dipahami sebagai proses negosiasi otoritas keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka dan analisis fenomenologis konseptual, yang dilengkapi skenario ilustratif sebagai alat bantu analisis. Hasil analisis menunjukkan tiga momen verifikasi, yaitu keraguan akibat ketidaklengkapan jawaban, pencarian jangkar pada teks sumber, dan rujukan kepada figur keilmuan, serta empat tema esensial: kefasihan yang menuntut jejak, teks sebagai jangkar, tanggung jawab yang tidak dapat didelegasikan, dan ketegangan antara kemudahan dan beban verifikasi. Negosiasi otoritas bergerak pada tiga poros: AI sebagai sumber cepat, teks sebagai sumber normatif, dan figur keilmuan sebagai penjamin tanggung jawab. Semakin dekat pertanyaan dengan praktik ibadah pribadi, semakin besar bobot figur atau lembaga manusia. Artikel ini mengajukan gagasan bahwa AI berfungsi sebagai lapisan pra-otoritas, dan merekomendasikan penguatan literasi AI keagamaan dalam pembelajaran PAI tanpa mengabaikan peran sanad dan bimbingan guru.

References

Azra, A. (2004). The origins of Islamic reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern 'ulama' in the seventeenth and eighteenth centuries. Allen & Unwin; University of Hawai'i Press.

Bender, E. M., Gebru, T., McMillan-Major, A., & Shmitchell, S. (2021). On the dangers of stochastic parrots: Can language models be too big? Proceedings of the 2021 ACM Conference on Fairness, Accountability, and Transparency, 610–623.

Bommasani, R., Hudson, D. A., Adeli, E., Altman, R., Arora, S., von Arx, S., … Liang, P. (2021). On the opportunities and risks of foundation models. arXiv:2108.07258.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Bunt, G. R. (2018). Hashtag Islam: How cyber-Islamic environments are transforming religious authority. University of North Carolina Press.

Campbell, H. A. (2007). Who's got the power? Religious authority and the Internet. Journal of Computer-Mediated Communication, 12(3), 1043–1062.

Campbell, H. A. (2020). Digital creatives and the rethinking of religious authority. Routledge.

Campbell, H. A., & Tsuria, R. (Eds.). (2021). Digital religion: Understanding religious practice in digital media (2nd ed.). Routledge.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia (Edisi revisi). LP3ES.

Dwivedi, Y. K., Kshetri, N., Hughes, L., Slade, E. L., Jeyaraj, A., Kar, A. K., … Wright, R. (2023). "So what if ChatGPT wrote it?" Multidisciplinary perspectives on opportunities, challenges and implications of generative conversational AI for research, practice and policy. International Journal of Information Management, 71, 102642.

Eickelman, D. F., & Anderson, J. W. (Eds.). (2003). New media in the Muslim world: The emerging public sphere (2nd ed.). Indiana University Press.

Floridi, L., & Chiriatti, M. (2020). GPT-3: Its nature, scope, limits, and consequences. Minds and Machines, 30(4), 681–694.

Hew, W. W. (2018). The art of dakwah: Social media, visual persuasion and the Islamist propagation of Felix Siauw. Indonesia and the Malay World, 46(134), 61–79.

Hjarvard, S. (2008). The mediatization of religion: A theory of the media as agents of religious change. Northern Lights, 6(1), 9–26.

Husserl, E. (1970). The crisis of European sciences and transcendental phenomenology (D. Carr, Trans.). Northwestern University Press.

Ji, Z., Lee, N., Frieske, R., Yu, T., Su, D., Xu, Y., Ishii, E., Bang, Y. J., Madotto, A., & Fung, P. (2023). Survey of hallucination in natural language generation. ACM Computing Surveys, 55(12), 1–38.

Kasneci, E., Sessler, K., Küchemann, S., Bannert, M., Dementieva, D., Fischer, F., … Kasneci, G. (2023). ChatGPT for good? On opportunities and challenges of large language models for education. Learning and Individual Differences, 103, 102274.

Lengauer, D. (2018). Sharing semangat taqwa: Social media and digital Islamic activism in Indonesia. Indonesia and the Malay World, 46(134), 5–23.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 24 Tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial. Majelis Ulama Indonesia.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications.

Ouyang, L., Wu, J., Jiang, X., Almeida, D., Wainwright, C., Mishkin, P., … Lowe, R. (2022). Training language models to follow instructions with human feedback. Advances in Neural Information Processing Systems, 35, 27730–27744.

Schütz, A. (1967). The phenomenology of the social world. Northwestern University Press.

Van Bruinessen, M. (1995). Kitab kuning, pesantren, dan tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Mizan.

Van Manen, M. (2016). Phenomenology of practice: Meaning-giving methods in phenomenological research and writing. Routledge.

Weber, M. (1978). Economy and society: An outline of interpretive sociology. University of California Press.

Zaman, M. Q. (2002). The ulama in contemporary Islam: Custodians of change. Princeton University Press.

Published
2026-10-17
How to Cite
Berkani, A., Jundirwan, Y., Ummukultsum, S. A., & Yuda, R. A. (2026). NEGOSIASI OTORITAS KEAGAMAAN DI ERA AI: FENOMENOLOGI VERIFIKASI JAWABAN CHATGPT OLEH MAHASISWA PAI. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 8(3), 884-898. https://doi.org/10.54783/jin.v8i3.1517