PERBANDINGAN SIFAT FISIK TANAH (BV TANAH, KADAR AIR, TEKSTUR TANAH) PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS KOPI DAN LAHAN MONOKULTUR (LAHAN CABAI)

  • Arwin Febriandi Siregar Universitas Graha Nusantara, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Yusriani Nasution Universitas Graha Nusantara, Padangsidimpuan, Indonesia
  • Dini Puspita Yanty Universitas Graha Nusantara, Padangsidimpuan, Indonesia
Keywords: Agroforestri Berbasis Kopi, Lahan Cabai, Sifat Fisik Tanah.

Abstract

Tanah merupakan komponen utama dalam sistem produksi pertanian karena sifat-sifatnya membentuk kondisi tempat tumbuh tanaman. Penelitian ini bertujuan membandingkan berat volume, kadar air, dan tekstur tanah pada agroforestri berbasis kopi dan lahan monokultur cabai di Kecamatan Angkola Barat. Survei lapangan dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 dengan mengambil sampel dari kedalaman 0–20 cm. Masing-masing sistem penggunaan lahan diwakili oleh tujuh titik pengamatan. Data dianalisis menggunakan uji independent-samples t dengan taraf kepercayaan 95% (α = 0,05). Berat volume rata-rata pada lahan agroforestri kopi sebesar 0,96 g/cm³, lebih rendah daripada lahan cabai yang mencapai 1,10 g/cm³ (Sig. = 0,042). Kadar air rata-rata pada lahan kopi sebesar 30,57%, sedangkan pada lahan cabai sebesar 21,00% (Sig. = 0,031). Kelas tekstur yang ditemukan di lahan kopi meliputi lempung, lempung berliat, lempung liat berpasir, dan liat berlempung; sedangkan lahan cabai didominasi lempung berpasir dan pasir berlempung. Fraksi pasir, debu, dan liat juga menunjukkan perbedaan nyata, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000; 0,031; dan 0,000. Secara keseluruhan, lokasi agroforestri kopi memiliki berat volume lebih rendah dan kadar air lebih tinggi dibandingkan lokasi monokultur cabai.

References

Achmad, B., Sanudin, Siarudin, M., Widiyanto, A., Diniyati, D., Sudomo, A., ... Ruswandi, A. (2022). Traditional subsistence farming of smallholder agroforestry systems in Indonesia: A review. Sustainability, 14(14), 8631.

Arsyad, S. (2010). Konservasi tanah dan air. Bogor, Indonesia: IPB Press.

Asdak, C., & Supian, S. (2018). Watershed management strategies for flood mitigation: A case study of Jakarta's flooding. Weather and Climate Extremes, 21, 117–122.

Brady, N. C., & Weil, R. R. (2008). The nature and properties of soils. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.

Geissen, V., Sánchez-Hernández, R., Kampichler, C., Ramos-Reyes, R., Sepulveda-Lozada, A., Ochoa-Goana, S., ... Hernández-Daumas, S. (2009). Effects of land-use change on some properties of tropical soils—an example from Southeast Mexico. Geoderma, 151(3–4), 87–97.

Hairiah, D. K., Suharjito, D., & Sardjono, M. A. (2003). Fungsi dan peran agroforestri.

Hairiah, K., Suprayogo, D., Widianto, B., Suhara, E., Mardiastuning, A., Widodo, R. H., ... Rahayu, S. (2004). Alih guna lahan hutan menjadi lahan agroforestri berbasis kopi: Ketebalan seresah, populasi cacing tanah dan makroporositas tanah.

Hanafiah, K. A. (2005). Dasar-dasar ilmu tanah. Jakarta, Indonesia: PT RajaGrafindo Persada.

Handoyo, E. (2010). Konversi lahan pertanian ke non-pertanian: Fungsi ekologis yang terabaikan. Forum Ilmu Sosial, 37(2).

Hanim, N., Khairullah, K., & Jufri, Y. (2021). Pemanfaatan biochar dan kompos limbah pertanian untuk perbaikan sifat fisika tanah, pertumbuhan dan hasil jagung pada lahan kering. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 6(4), 707–718.

Haryati, U. (2014). Karakteristik fisik tanah kawasan budidaya sayuran dataran tinggi, hubungannya dengan strategi pengelolaan lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2).

Kebebew, S., Bedadi, B., Erkossa, T., Yimer, F., & Wogi, L. (2022). Effect of different land-use types on soil properties in Cheha District, South-Central Ethiopia. Sustainability, 14(3), 1323.

Lal, R. (1993). Tillage effects on soil degradation, soil resilience, soil quality, and sustainability. Soil and Tillage Research, 27(1–4), 1–8.

Lamare, R. E., & Singh, O. P. (2020). Effect of cement dust on soil physico-chemical properties around cement plants in Jaintia Hills, Meghalaya. Environmental Engineering Research, 25(3), 409–417.

Latumahina, F., & Sahureka, M. (2006). Agroforestri: Alternatif pembangunan pertanian dan kehutanan berkelanjutan di Maluku. Jurnal Agroforestri, 1.

Muthee, K., Duguma, L., Majale, C., Mucheru-Muna, M., Wainaina, P., & Minang, P. (2022). A quantitative appraisal of selected agroforestry studies in Sub-Saharan Africa. Heliyon, 8(9).

Naharuddin, N. (2018). Sistem pertanian konservasi pola agroforestri dan hubungannya dengan tingkat erosi di wilayah Sub-DAS Wuno, DAS Palu, Sulawesi Tengah. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 6(3), 183–192.

Prijono, S., Hanuf, A. A., Saputri, J. Y., Khoirunnisak, A., Nurin, Y. M., & Yunita, D. M. (2021). Pengelolaan tanah di kebun kopi. Malang, Indonesia: Universitas Brawijaya Press.

Purba, R., Helen, A., Marbun, P., & Hanafiah, A. S. (2014). Evaluasi kesesuaian lahan pada tanah Entisol di Kecamatan Lintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan untuk tanaman kopi Arabika (Coffea arabica). Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 2(1).

Risamasu, R. G., & Marlissa, I. (2020). Identifikasi karakteristik morfologi dan sifat fisik tanah akibat konversi penggunaan lahan berbeda di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat. Jurnal Pertanian Kepulauan, 4(1), 45–54.

Salam, A. K. (2020). Ilmu tanah.

Saninov, A. A., Alamsyah, Z., & Suryani, M. (2012). Optimasi pola tanam hortikultura di Desa Rantau Makmur Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis, 15(2).

Saraswati, L., Prijono, S., & Prasetya, B. (2022). Influence of various soil and water conservation methods on the moisture balance at coffee plant root zone. Indian Journal of Agricultural Research, 56(3), 325–330.

Septiaji, E. D., Bimasri, J., & Amin, Z. (2024). Karakteristik sifat fisik tanah Ultisol berdasarkan tingkat kemiringan lereng. Agroradix: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(2), 41–49.

Suleman, D., Alam, S., & Setiawan, A. (2026). Evaluation of soil quality of irrigated and rainfed rice fields in Maginti District, West Muna Regency. Agricola, 16(1), 1–8.

Supriadi, H., & Pranowo, D. (2015). Prospek pengembangan agroforestri berbasis kopi di Indonesia. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri, 14(2), 135–150.

Suryani, E., & Dariah, A. (2012). Peningkatan produktivitas tanah melalui sistem agroforestri. Jurnal Sumberdaya Lahan, 6(2).

Utomo, D., Sunarti, S., & Zuhdi, M. (2026). Performa kandungan air tanah dan sifat fisik Ultisol akibat pola tanam tumpang sari kedelai-jagung [Disertasi, Universitas Jambi].

Published
2026-10-17
How to Cite
Siregar, A. F., Nasution, Y., & Yanty, D. P. (2026). PERBANDINGAN SIFAT FISIK TANAH (BV TANAH, KADAR AIR, TEKSTUR TANAH) PENGGUNAAN LAHAN BERBASIS KOPI DAN LAHAN MONOKULTUR (LAHAN CABAI). AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 8(3), 919-927. https://doi.org/10.54783/jin.v8i3.1591