ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI UBI JALAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI KASUS DI KAMPUNG ABUSA, DISTRIK KURULU, KABUPATEN JAYAWIJAYA, PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN

  • Maria Gabriela Mbinu Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Indonesia
  • Meri Berliana Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Indonesia
  • Alber Tulak Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Indonesia
  • Inrianti Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Indonesia
  • Geztha Nathan Kogoya Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Petra Baliem Wamena, Indonesia
Keywords: Ubi Jalar, Usahatani, R/C Ratio, Kearifan Lokal, Kemandirian Pangan.

Abstract

Hipere atau ubi jalar adalah pangan pokok sekaligus komoditas berbasis kearifan lokal bagi masyarakat Pegunungan Papua, namun data mengenai biaya, pendapatan, dan kelayakan usahataninya pada skala kampung masih sedikit. Studi ini menghitung biaya, penerimaan, pendapatan, serta kelayakan usahatani ubi jalar di Kampung Abusa, Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Survei dilakukan pada Januari–Maret 2026. Kampung dipilih secara purposive, kemudian 50 petani diambil secara acak dari 150 petani ubi jalar sebagai responden. Data primer dihimpun lewat wawancara terstruktur berkuesioner dan diolah dengan analisis deskriptif kuantitatif berupa perhitungan biaya, penerimaan, pendapatan, R/C ratio, dan break even point (BEP). Rata-rata per petani per panen menunjukkan biaya total Rp2.625.000, penerimaan Rp6.250.000, dan pendapatan Rp3.625.000. R/C ratio bernilai 2,38 (di atas 1), sedangkan titik impas dicapai pada 42% dari produksi maupun harga aktual. Rendahnya biaya dikaitkan dengan pengerjaan lahan secara gotong royong, penggunaan lahan milik sendiri, dan ketiadaan pemupukan. Dengan demikian, usahatani ubi jalar di Kampung Abusa layak dan memberikan keuntungan.

References

Andana, G., Widiastuti, M. M., & Untari, U. (2021). Analisis kelayakan usaha tani ubi jalar (studi kasus di Kampung Bersehati Distrik Tanah Miring Merauke). Musamus Journal of Agribusiness, 4(1), 1–6. https://doi.org/10.35724/mujagri.v4i01.4180

Berliana, M., Inrianti, I., & Tuhuteru, S. (2023). Karakteristik petani ubi jalar (Hifere) di Kampung Wiaima Distrik Asolokobal Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua Pegunungan Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(8), 7411–7416.

Berliana, M., Inrianti, I., Sihombing, S. D. A. S., & Pumoko, P. (2026). Optimalisasi strategi agribisnis pangan lokal di Wamena: Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 12(1), 712–720.

Darwis, K. (2017). Ilmu usahatani: Teori dan penerapan. Inti Mediatama.

Habib, A., & Risnawati, R. (2017). Analisis pendapatan dan strategi pengembangan tanaman ubi jalar sebagai pendukung program diversifikasi pangan di Sumatera Utara. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 21(1), 39–48.

Heatubun, J. J., Widyantari, I. N., & Ginting, N. M. (2023). Analisis kelayakan usaha tani ubi jalar varietas cakar di Kampung Bersehati Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke. Musamus Journal of Agribusiness, 5(2), 67–73.

Inrianti, I., Berliana, M., Pumuko, P., Mosip, E., Tumanggor, R., & Tuhuteru, S. (2023). Inovasi pengolahan ubi jalar dengan pembuatan kue Tarajju dalam program pemberdayaan masyarakat Desa Honai Lama II Kecamatan Wamena Kota. Jurnal Pelayanan Hubungan Masyarakat, 1(2), 170–175.

Kantor Kampung Abusa. (2024). Data petani ubi jalar Kampung Abusa

Karuniawan, A., Wicaksono, A. A., Ustari, D., & Maulana, H. (2020). Pemuliaan dan budidaya ubi jalar madu. Deepublish.

Leovita, A., Sintya, S. Z., & Fauzi, D. (2023). Analisis pendapatan usahatani ubi jalar di Kecamatan Koto Tengah Kota Padang. Sigmagri, 3(1), 41–48.

Ma’ruf, M. I., Kamaruddin, C. A., & Muharief, A. (2019). Analisis pendapatan dan kelayakan usahatani padi di Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidrap. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 15(3).

Mahanani, A. U., Paling, S., Kogoya, G. N., & Kogoya, K. (2023). Youth empowerment of St. Stefanus Holima (OMK) Catholic Church through the processing and packaging of sweet potato chips. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(4), 4724–4730.

Mbinu, M. G., Gunawan, C. I., & Santoso, T. B. (2024). Strategi pengembangan ekonomi lokal berbasis komoditas pisang kepok studi kasus Desa Nggilat Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT. Jurnal Agribisnis dan Komunikasi Pertanian, 7(1), 30–41.

Mongabay Indonesia. (2023, 28 Maret). Hipere, tanaman yang selalu di hati masyarakat Pegunungan Tengah Papua. https://www.mongabay.co.id/2023/03/28/hipere-tanaman-yang-selalu-di-hati-masyarakat-pegunungan-tengah-papua/

Pemerintah Provinsi Papua. (2007, 17 Maret). Ubi jalar produksi terbesar Papua. https://papua.go.id/view-detail-berita-1221/index.html

Rumbiak, R. E. Y., & Tutuheru, S. (2024). Analisis saluran dan margin pemasaran cabai rawit (Capsicum frustescens L.) lokal Wamena di Kabupaten Jayawijaya. AGRICOLA, 14(2), 64–73.

Soekartawi. (1995). Analisis usahatani. UI Press.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suratiyah, K. (2015). Ilmu usahatani. Penebar Swadaya.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic development. Pearson.

Tulak, A., Inrianti, Nurdin, M., & Maulidiyah. (2021). Agribisnis cabai rawit: Usaha tani cabai rawit organik pada dataran tinggi Pegunungan Tengah Papua Jayawijaya. Qiara Media.

Wulandari, A., & Nauly, D. (2022). Analisis pendapatan usahatani ubi jalar di Desa Pakembangan Kecamatan Mandirancan Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Jurnal Agrica, 15(2), 100–111. https://doi.org/10.31289/agrica.v15i2.5531

Yusiana, E. (2018). Pembuatan keripik ubi aneka rasa oleh Kelompok Wanita Tani Harapan Baru di Distrik Walelagama, Jayawijaya, Papua. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 92–97.

Published
2026-10-17
How to Cite
Mbinu, M. G., Berliana, M., Tulak, A., Inrianti, & Kogoya, G. N. (2026). ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI UBI JALAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL: STUDI KASUS DI KAMPUNG ABUSA, DISTRIK KURULU, KABUPATEN JAYAWIJAYA, PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 8(3), 928-936. https://doi.org/10.54783/jin.v8i3.1640