MANAJEMEN MASJID ADAT DALAM KADERISASI IMAM BERBASIS MARGA: STUDI KASUS MASJID AGUNG AL-HURRIYAH 45 TUAL
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen masjid adat dalam kaderisasi imam berbasis marga di Masjid Agung Al-Huriyyah 45 Tual, Provinsi Maluku. Fenomena imam berbasis marga merupakan praktik khas masyarakat adat Kei yang memadukan legitimasi genealogis dengan kepemimpinan keagamaan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan imam tetap, ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), tokoh adat, dan jamaah aktif, serta dokumentasi dan observasi terbatas. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Human Resource Development (HRD) Leonard Nadler dan teori Dakwah Kultural Abdullah sebagai kerangka konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaderisasi imam di Masjid Agung Al-Huriyyah 45 Tual dilaksanakan melalui sistem berbasis garis keturunan marga Kabalmay yang memiliki legitimasi historis sebagai penyebar Islam pertama di wilayah tersebut. Meskipun berbasis adat, penetapan imam tetap mempertimbangkan kompetensi keagamaan seperti kefasihan bacaan Al-Qur’an, pemahaman fiqih, dan akhlak. Namun demikian, proses pembinaan formal dan sistem kaderisasi terstruktur belum berjalan optimal. Sistem ini memperlihatkan integrasi antara adat dan syariat dalam bentuk dakwah kultural, tetapi masih menghadapi tantangan modernisasi manajemen dan regenerasi kepemimpinan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen masjid adat di Masjid Agung Al-Huriyyah 45 Tual merupakan model integratif antara legitimasi tradisional dan seleksi kompetensi religius, namun membutuhkan penguatan sistem pengembangan sumber daya manusia agar lebih adaptif terhadap dinamika sosial keagamaan kontemporer.
References
Abdullah, I. D. (2018). Kajian Ontologi, Epistemologi, Aksiologi dan Aplikasi Dakwah. Depok: Rajawali Pers.
Hasan, A. D., Hunowu, R. P., & Ali, A. H. (2024). Pengaruh Budaya Lokal Pada Masjid Walima Emas Gorontalo. Venustas: Jurnal Arsitektur, Sains Bangunan, Kota dan Permukiman, 3(2), 63-70. https://doi.org/10.37195/venustashome.v3i2.1027
Hasan, M. L., & Al Fajar, A. H. (2025). Pendidikan Islam berbasis masjid: Studi literatur atas fungsi masjid sebagai institusi edukasi. Journal Islamic Studies, 6(01), 116-133.
Hermanto, A. (2021). Al-qawa’id al-fiqhiyyah, Dalil dan Metode Penyelesaian Masalah-Masalah Kekinian. Malang: Literasi Nusantara.
Hidayat, R. (2019). Fungsi Masjid Terhadap Pengelolaan Pengembangan Masyarakat Islam (Pengembangan Keumatan). Journal of Da’wah and Communication Studies, 1(2), 33–43.
Khoir, R., & Kamalia, K. (2025). Implementasi Manajemen Masjid Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Masjid Al Iman Desa Hutadangka Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan, 7(2), 165-180.
Mahadi, U. (2024). Kaderisasi Imam Masjid di Masjid Alhijrah Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. KENDURI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 66-76.
Mansur, M., Sofianto, K., & Mahzuni, D. (2013). Otoritas dan Legitimasi Studi Tentang Kedudukan Pemimpin Tradisional di Loloda Maluku-Utara (1808-1958). Sosiohumaniora, 15(1), 64-72.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). (2014). Qualitative-Data-Analysis. USA: SAGE Publications, Inc.
Mirdad, J., Nofrianti, M., Zahara, M., & Putra, Y. A. (2023). Eksistensi Masjid dan Sejarah Umat Islam. Prosiding Fakultas Ushulludin Adab Dan Dakwah, 1(1), 249-258.
Muslich, A. (2017). Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Sedikit Banyaknya Jamaah Sholat Subuh pada Masjid/Mushola di Kabupaten Ponorogo. AL-ASASIYYA: Journal of Basic Education, 2(1).
Musyanto, M. H., Qisom, S., & Alfath, A. A. (2022). Kualitas Pelayanan Biro Konsultasi Keluarga Sakinah Masjid Alfalah Surabaya. Masjiduna: Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah, 5(1), 16. https://doi.org/10.52833/masjiduna.v5i1.100
Nadler, L. (1990) The Handbook of Human Resource Development. New York and Chichester: Wiley.
Nata, A. (2021). Manajemen Masjid Dalam Masyarakat Modern. Jurnal Ilmu Dakwah, 15(2), 115–128.
Ridha, M., Rizal, E., Nofri Andy.N, & Zainal, Z. (2022). Peran Pelembagaan Masjid Tuo dalam Pembentukan Karakter Masyarakat Sumatera Barat (Sebuah Tinjauan Terhadap Setting Sosial dan Historis). Harmoni, 21(2), 250–264. https://doi.org/10.32488/harmoni.v21i2.633
Rifa’i, A. (2016). Revitalisasi Fungsi Masjid Dalam Kehidupan Masyarakat Modern. Universum, 10(2). https://doi.org/10.30762/universum.v10i2.256
Rustandi, R. (2020). Dakwah Komunitas di Pedesaan Dalam Perspektif Psikologi Komunikasi. Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam, 8(3), 305–326. https://doi.org/10.15575/irsyad.v8i3.2009
Sutisna, Hasanah, N., Dewi, A. P., Nugraha, I., Katmas, E., Mutakin, A., Nurhadi, Suparnyo, Arsyad, K., & Triyawan, A. (2021). Panorama Maqashid Syariah. Bandung: Media Sains Indonesia.
Wekke, I. S. (2013). Masjid di Papua Barat: Tinjauan Ekspresi Keberagamaan Minoritas Muslim dalam Arsitektur. El-Harakah, 15(2), 124. https://doi.org/10.18860/el.v15i2.2762
Zahro, A. (2004). Tradisi Intelektual NU: Lajnah Bahtsul Masa’il 1926-1999. Yogyakarta: LKIS.
Copyright (c) 2026 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)