TREND BUTTONSCARVES DALAM MENCIPTAKAN STATUS SOSIAL PADA WANITA DI PEKANBARU

  • Tania Dwika Putri Universitas Hang Tuah, Pekanbaru, Indonesia
  • Risa Amalia Universitas Hang Tuah, Pekanbaru, Indonesia
  • Dang Syaras Universitas Hang Tuah, Pekanbaru, Indonesia
  • Sinta Sania Universitas Hang Tuah, Pekanbaru, Indonesia
Keywords: Buttonscarve, Komunikasi Artifaktual, Fashion Muslimah, Status Sosial, Identitas Diri.

Abstract

Trend fashion muslimah saat ini mengalami perkembangan dan modernisasi yang sangat pesat. Fashion dapat dijadikan sebagai sarana komunikasi artifaktual untuk disampaikan kepada orang lain yang melihatnya. Hijab tidak hanya sekedar untuk menutup aurat namun menjadi iconic fashion muslimah yang tampil dengan lebih modis, stylish dan fashionable. Salah satu brand lokal hijab yang sedang tren dikalangan wanita muslim dalam 3 tahun belakangan ini yaitu Buttonscarves. Buttonscarves salah satu brand hijab dengan kualitas premium dikenal dengan sebutan pattern scarf. Ciri khas dari Buttonscarves yaitu menawarkan produk yang terjamin kualitasnya, kuantitas dan tagline dari Buttonscarves yaitu quality over the price. Untuk itu studi ini membahas mengenai Trend buttonscarves dalam menciptakan status sosial pada wanita di Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Trend Buttonscarves dalam menciptakan status sosial pada wanita di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini terdiri dari 8 orang wanita. Hasil studi menunjukan bahwasannya penggunaan hijab buttonscarves sebagai komunikasi artifaktual terdiri dari hijab buttonscarves sebagai bentuk ekspresi individualistik dan hijab buttonscarves menciptakan status sosial.

References

Arsj, F. R. (2022). Analisis maraknya hijab buttonscarves. Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan, 5(2).

Barnard, M. (2011). Fashion Sebagai Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra.

Bawayan, A. H. (2020). Fashion Outdoor Sebagai Bentuk Identitas Diri dan Komunikasi Bagi Mahasiswa Pecinta Alam IAIN Kediri (Doctoral Dissertation, IAIN Kediri).

Evelina, L. W., & Wibisono, M. R. S. (2021). Trend Milenial Menggunakan Second Branded Fashion Street Wear Sebagai Identitas Diri. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Bisnis, 6(2), 237-255.

Ibrahim, I. S. (2007). Budaya Populer Sebagai Komunikasi. Yogyakarta: Jalasutra.

Lestari, S. B. (2014). Fashion sebagai komunikasi identitas sosial di kalangan mahasiswa. Ragam Jurnal Pengembangan Humaniora, 14(3), 225-238.

Morissan, M. (2015). Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mulyana, D. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2013). Research Methods for Business. United Kingdom: John Wiley & Son Ltd.

Trisnawati, T. Y. (2016). Fashion sebagai bentuk ekspresi diri dalam komunikasi. Jurnal The Messenger, 3(2), 36-47.

West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi: Analisis dan Aplikasi Buku. Jakarta: Salemba Humanika.

Published
2026-08-15
How to Cite
Putri, T. D., Amalia, R., Syaras, D., & Sania, S. (2026). TREND BUTTONSCARVES DALAM MENCIPTAKAN STATUS SOSIAL PADA WANITA DI PEKANBARU. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 8(2), 267-273. https://doi.org/10.54783/jin.v8i2.1956