ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN SUPLEMEN PENINGKAT DAYA TAHAN TUBUH SEBELUM, SAAT, DAN PASCA PANDEMI COVID-19 DI APOTEK ABE FARMA MENCONG KOTA TANGERANG
Abstract
Pandemi COVID-19 mendorong peningkatan konsumsi suplemen peningkat daya tahan tubuh sebagai upaya menjaga imunitas, yang sebagian besar dilakukan melalui swamedikasi di apotek tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Sebagian besar penelitian terdahulu bersifat potong lintang dan hanya mengambil data pada masa pandemi, sehingga perbandingan lintas periode di satu lokasi yang sama, khususnya di Kota Tangerang, masih terbatas. Penelitian kuantitatif dengan desain retrospektif dan pendekatan deskriptif-komparatif menggunakan data sekunder penjualan suplemen peningkat daya tahan tubuh di Apotek Abe Farma Mencong Kota Tangerang pada periode sebelum pandemi (2017–2019), saat pandemi (2020–2022), dan pasca pandemi (2023–2025). Sampel diambil dengan teknik total sampling sebanyak 62 item suplemen. Data dianalisis secara univariat, diuji normalitas dengan Shapiro-Wilk, dilanjutkan uji Friedman dan uji lanjut Wilcoxon Signed Rank Test pada taraf signifikansi 0,05. Total penggunaan suplemen sebesar 220.651 pcs sebelum pandemi, meningkat menjadi 1.001.762 pcs saat pandemi (±4,5 kali lipat), dan menurun menjadi 478.827 pcs pasca pandemi; namun rata-rata penggunaan tahunan pasca pandemi (159.609 pcs) tetap lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi (73.550 pcs). Produk tertinggi pada seluruh periode adalah Vit C IPI isi 45 (28,29%; 29,74%; 30,22%). Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal pada ketiga periode (p = 0,000). Uji Friedman menghasilkan p = 0,000, dan seluruh pasangan periode pada uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,000, dengan arah peningkatan pada sebelum vs saat pandemi (59 positive ranks), peningkatan pada sebelum vs pasca pandemi (49 positive ranks, 10 negative ranks), serta penurunan pada saat vs pasca pandemi (59 negative ranks). Terdapat perbedaan penggunaan suplemen peningkat daya tahan tubuh yang signifikan antara periode sebelum, saat, dan pasca pandemi COVID-19, dengan tingkat konsumsi pasca pandemi yang tetap lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi.
References
ANTARA News. (2022). 392 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Sudah Diberikan Pada Warga RI. https://ramadhan.antaranews.com/berita/2827845/menkes-392-juta-dosis-vaksin-covid-19-sudah-diberikan-pada-warga-ri
Aryani, F., Desmalia, Husnawati, Muharni, S., Febrina, M., & Humairah, A. (2022). Gambaran pengetahuan masyarakat tentang penggunaan suplemen peningkat daya tahan tubuh dan suplemen kesehatan selama pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan, 8(2), 215–225. https://doi.org/10.51352/jim.v8i2.532
Aryani, F., Muharni, S., & Febrina, M. (2024). Gambaran penjualan suplemen peningkat daya tahan tubuh di apotek Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Farmasi, 12(1), 33–42.
Aryani, I. P., Kresnamurti, A., & Nita, Y. (2022). Hubungan pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan suplemen peningkat daya tahan tubuh pada pandemi COVID-19 di Kecamatan Driyorejo. Jurnal Farmasi Komunitas, 9(1), 101–109.
BMC Nutrition. (2023). Dietary supplement consumption and mental health in Indonesian adults during the second wave of the COVID-19 pandemic. BMC Nutrition, 9(1).
Chiba, T., & Tanemura, N. (2022). Differences in the perception of dietary supplement use for the prevention of COVID-19 in Japan. Nutrients, 14(15), 3122.
Djaoudene, O., Romano, A., Bradai, Y. D., Zebiri, F., Ouchene, A., Yousfi, Y., & Madani, K. (2023). A global overview of dietary supplements: Regulation, market trends, usage during the COVID-19 pandemic, and health effects. Nutrients, 15(15), 3320. https://doi.org/10.3390/nu15153320
Firouzi, S., Pahlavani, N., Navashenaq, J. G., Clayton, Z. S., Beigmohammadi, M. T., & Malekahmadi, M. (2022). The effect of vitamin C and Zn supplementation on the immune system and clinical outcomes in COVID-19 patients. Clinical Nutrition Open Science, 44, 144–154. https://doi.org/10.1016/j.nutos.2022.06.006
Giebler, B. (2024). Dietary supplement market grows again after post-COVID normalization. Nutraceuticals World.
Grosman-Dziewiszek, P., Jędrzejewska, B., & Dziewiszek, W. (2024). Patterns of dietary supplement use during the COVID-19 pandemic. Nutrients, 16(9), 1329.
Hamidah, M. A., Nasyanka, A. L., & Yunitasari, N. (2022). Pengendalian persediaan suplemen kesehatan pada masa pandemi dengan menggunakan metode ABC, EOQ, ROP di Apotek Karang Langit Lamongan tahun 2021. Journal of Herbal, Clinical and Pharmaceutical Science, 3(2), 47–55. https://doi.org/10.30587/herclips.v3i02.3548
Hamulka, J., Jeruszka-Bielak, M., Górnicka, M., & Zielinska-Pukos, M. (2021). Dietary supplements during COVID-19 outbreak: Results of Google Trends analysis supported by PLifeCOVID-19 online studies. Nutrients, 13(1), 54. https://doi.org/10.3390/nu13010054
Jannah, I. N., Dini, I. R. E., & Annisaa, E. (2022). Correlation between knowledge and behavior of using vitamin C supplements among health and non-health students in Central Java during the COVID-19 pandemic. Journal of Research in Pharmacy, 26(5).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021a). 100 Juta Warga Indonesia Telah Divaksinasi COVID-19 Dosis Lengkap. https://kemkes.go.id/id/100-juta-warga-indonesia-telah-divaksinasi-covid-19-dosis-lengkap
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022a). Cakupan Vaksinasi COVID-19 Capai 280 Juta Dosis Di Akhir Tahun 2021. https://kemkes.go.id/id/cakupan-vaksinasi-covid-19-capai-280-juta-dosis-di-akhir-tahun-2021
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022b). Capaian Vaksinasi COVID-19 Di Indonesia Mencapai 300 Juta Dosis. https://ayosehat.kemkes.go.id/capaian-vaksinasi-covid-19-di-indonesia-mencapai-300-juta-dosis
Khairunnisa, & Indriani, L. (2024). Sumber informasi swamedikasi masyarakat dan implikasinya terhadap pelayanan kefarmasian. Jurnal Farmasi Indonesia, 21(1), 55–63.
Khusna, K., & Septiana, R. (2021). Pengaruh Corona Virus Disease terhadap penjualan produk suplemen kesehatan. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian, 8(2), 77–84.
Kompas. (2024). Deflasi 5 Bulan Berturut-Turut, Tanda Daya Beli Masyarakat Masih Lesu. https://www.kompas.id/artikel/deflasi-5-bulan-berturut-turut-tanda-daya-beli-masyarakat-masih-lesu
Kompas. (2025). Kasus ISPA Cenderung Meningkat Secara Nasional. https://www.kompas.id/artikel/kasus-ispa-meningkat-di-tengah-puncak-musim-kemarau-masyarakat-mesti-lebih-waspada
Lanuddin, A., & Wijayanti, S. (2023). Pengaruh pandemi COVID-19 terhadap penjualan suplemen kesehatan di Apotek “X” Kota Tarakan. Journal Borneo, 3(1).
Lisma, & Rangkuti, A. (2023). Profile of the use of medicines and herbal supplements during the COVID-19 pandemic. Jurnal Ilmiah Farmasi, 19(2), 88–96.
Maifitrianti, M., Wiyati, T., Zaid, L. T. N., & Bahiah, F. (2023). Pengetahuan masyarakat tentang penggunaan suplemen vitamin untuk meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19 di Kelurahan Klender, Jakarta Timur dan Kecamatan Panimbang, Banten. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 13(1). https://doi.org/10.22146/jmpf.75298
Media Indonesia. (2024). Pemerintah Jangan Sibuk Hibur Diri di Tengah Deflasi. https://mediaindonesia.com/ekonomi/706855/pemerintah-jangan-sibuk-hibur-diri-di-tengah-deflasi
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Bandung: Rineka Cipta.
Nurazizah, I., Emilia, R., & Listiani, W. (2021). Pengaruh masa pandemi COVID-19 terhadap penjualan di Apotek Populer Farma Kota Bekasi. Jurnal Sosial dan Sains, 1(10).
Nutraceuticals World. (2024). Dietary supplement market grows again after post-COVID normalization. Nutraceuticals World.
Puścion-Jakubik, A., Bielecka, J., Grabia, M., Mielech, A., & Markiewicz-Żukowska, R. (2021). Consumption of food supplements during the three waves of the COVID-19 pandemic in Poland: Focus on zinc and vitamin D. Nutrients, 13(10), 3361. https://doi.org/10.3390/nu13103361
Rafati, S., Moradi, Y., & Ghanbari, A. (2025). Prevalence of self-medication with vitamin or mineral supplements during the COVID-19 pandemic: A systematic review. BMC Nutrition, 11, 1083. https://doi.org/10.1186/s40795-025-01083-5
Rozi, A. F., Wijayanti, D., & Kurniawan, G. S. A. (2022). Pengetahuan dan tindakan masyarakat dalam pembelian vitamin secara online untuk COVID-19. Jurnal Farmasi Komunitas, 9(2), 186–193.
Sofiana, L., Pratama, R., & Wijayanti, S. (2023). Pengaruh pandemi COVID-19 terhadap penjualan suplemen kesehatan di Apotek “X” Kota Tarakan. Jurnal Ilmiah Farmasi, 19(1), 41–49.
Tempo. (2024). Indonesia Deflasi 3 Bulan Berturut-Turut, Apakah Daya Beli Masyarakat Melemah?. https://www.tempo.co/data/data/indonesia-deflasi-3-bulan-berturut-turut-apakah-daya-beli-masyarakat-melemah--991174
The Star. (2025). Medan Urges Health Protocols Amid Rise in Respiratory Infections and Influenza Cases. https://www.thestar.com.my/aseanplus/aseanplus-news/2025/10/24/medan-urges-health-protocols-amid-rise-in-respiratory-infections-and-influenza-cases
Thomas, S., Patel, D., Bittel, B., Wolski, K., Wang, Q., & Kumar, A. (2021). Effect of high-dose zinc and ascorbic acid supplementation vs usual care on symptom length and reduction among ambulatory patients with SARS-CoV-2 infection: The COVID A to Z randomized clinical trial. JAMA Network Open, 4(2), e210369.
Universitas Gadjah Mada. (2025). Influenza cases surge, UGM expert urges government to strengthen surveillance and vaccination. https://ugm.ac.id/en/news/influenza-cases-surge-ugm-expert-urges-government-to-strengthen-surveillance-and-vaccination/
Utami, S. (2022). Analisis tren penjualan suplemen kesehatan pada masa pandemi COVID-19 di Apotek Kimia Farma Mataram. Jurnal Manajemen Farmasi, 7(2), 112–121.
Wang, C.-H., Chen, Y.-L., & Lin, H.-C. (2024). The association between interest of nutritional supplements and COVID-19 pandemic: Evidence from Google Trends. BMC Public Health, 24, 17607.
Warsinah. (2022). Gambaran pemakaian suplemen dan vitamin pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Swasta X Jakarta Barat Juli–September 2021. Poltekkes Kemenkes Jakarta II.
Yunita, S. L., Khoiriyah, L., & Novia, R. (2023). Profil pengetahuan, sikap dan tingkat konsumsi suplemen peningkat daya tahan tubuh saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa farmasi. Jurnal Farmasi Indonesia, 20(2), 145–154.
Copyright (c) 2026 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)