IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN HARAPAN LAMA SEKOLAH DI KABUPATEN SUMEDANG
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses implementasi kebijakan pendidikan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi yang tepat dalam peningkatan harapan lama sekolah di Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pendidikan di Kabupaten Sumedang telah berjalan efektif didukung oleh komitmen Pemerintah Daerah, sinergi antarlembaga, serta pemanfaatan teknologi informasi. Namun, terdapat sejumlah hambatan seperti keterbatasan anggaran, ketimpangan kualitas guru, serta akses pendidikan yang belum merata di wilayah perdesaan. Strategi yang diterapkan pemerintah meliputi pembangunan sekolah baru, penyediaan beasiswa, pelatihan guru, dan digitalisasi sistem pendidikan. Keberhasilan implementasi kebijakan sangat bergantung pada sinergi antaraktor kebijakan dan dukungan sumber daya yang berkelanjutan. Peneliti menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Sumedang memperkuat kebijakan pemerataan mutu dan akses pendidikan di daerah terpencil serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pendidikan.
References
Arifin, M. (2021). Community Participation in Rural Education Development. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 9(2), 101–112.
Aziz, A. (2020). Fiscal Capacity and Education Policy Outcomes in Indonesian Districts. Journal of Public Sector Policy, 12(3), 155–168.
Azizah, R. (2021). Pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap partisipasi sekolah di daerah perdesaan. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan, 9(2), 145–158.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Sumedang dalam Angka 2024. BPS Kabupaten Sumedang.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Edwards, G. C. III. (1980). Implementing Public Policy. Congressional Quarterly Press.
Fauzi, A., & Sari, N. (2022). Ketimpangan sumber daya pendidikan dan dampaknya terhadap pemerataan mutu sekolah. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 13(1), 22–35.
Fitriah, N. (2020). Afirmasi Pendidikan bagi Siswa Miskin di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebijakan, 7(2), 88–99.
Hartono, D. (2020). Literasi digital guru dan implementasi kebijakan pendidikan berbasis teknologi. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(3), 201–214.
Hasnawati, H. (2023). Teacher Professional Development and Learning Outcomes in Rural Schools. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(1), 33–45.
Hill, M., & Hupe, P. (2002). Implementing Public Policy. Sage Publications.
Kurniawan, R. (2022). Local Budget Constraints and Education Equality in Indonesia. Indonesian Journal of Governance Studies, 5(1), 44–58.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications.
Marzuki, M., Raharjo, W., & Lestari, N. (2021). Digital Governance in Local Education Management. Jurnal Administrasi Pendidikan, 28(1), 22–35.
Mazmanian, D., & Sabatier, P. (1983). Implementation and Public Policy. Scott, Foresman.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE Publications.
Mukhtar. (2019). Implementasi Kebijakan Publik dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Mulyani, E. (2023). Geographical Challenges and School Participation in Rural Indonesia. Journal of Educational Development, 3(1), 77–89.
Mutmainnah, M. (2022). Impact of Scholarship Programs on School Continuation Rates. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 5(2), 120–131.
Pamungkas, Y. (2022). Peran dukungan politik dalam implementasi kebijakan pendidikan daerah. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(1), 55–70.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods. SAGE Publications.
Pratiwi, A. (2020). Implementasi kebijakan pendidikan: Analisis tujuan, standar, dan persepsi pelaksana. Jurnal Kebijakan Publik, 5(2), 101–114.
Pratiwi, A. (2022). Policy Coordination in Regional Education Governance. Jurnal Kebijakan Publik, 11(2), 90–102.
Rahman, M., & Anwar, S. (2019). Disposisi pelaksana dan efektivitas implementasi kebijakan pendidikan. Jurnal Administrasi Publik, 14(1), 77–89.
Rosyid, R., & Dewi, N. (2021). Teacher Competency Disparities and Student Learning Outcomes. Jurnal Pendidikan Nasional, 15(4), 250–262.
Sagala, S. (2020). Leadership Commitment and Policy Implementation Success in Education Sector. Jurnal Manajemen Pendidikan, 14(1), 1–15.
Setyawan, Y. (2021). Cross-Sector Partnerships in Improving Educational Quality. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 155–170.
Spradley, J. P. (1980). Participant Observation. Holt, Rinehart and Winston.
Sulaiman, M., & Noor, A. (2021). Political Will and Educational Reform in Indonesian Regions. Indonesian Journal of Public Administration, 6(2), 134–148.
Suryadarma, D., & Jones, G. W. (2013). Education in Indonesia. Institute of Southeast Asian Studies.
Susanti, F. (2020). Rural Accessibility and School Attendance in Indonesia. Jurnal Kajian Pembangunan, 21(3), 189–203.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development. Pearson.
UNESCO. (2021). UNESCO Education Report 2021: Reimagining Our Futures Together. UNESCO Publishing.
Van Meter, D., & Van Horn, C. (1975). The Policy Implementation Process. Administration & Society, 6(4), 445–488.
Wahyudi. (2020). Digitalisasi pendidikan dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(2), 155–164.
Widodo, G. (2021). Komunikasi antarorganisasi dalam implementasi kebijakan sektor pendidikan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(2), 133–148.
Widodo, T. (2022). Digital Transformation and Efficiency in Local Education Management. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 145–158.
Yuniarsih, T. (2021). Interagency Collaboration in Implementing Regional Education Policies. Jurnal Administrasi Publik, 10(1), 33–45.





.png)
.png)

1.png)