ANALISIS FACILITATIVE LEADERSHIP DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN STAKEHOLDER PADA KEBIJAKAN PEMBATASAN HIBURAN DI TULANG BAWANG
Abstract
Studi ini bertujuan untuk menganalisis kegagalan implementasi seleksi Program Magang IM Jepang di Kabupaten Karawang, yang mencatat tingkat kegagalan yang drastis di mana hanya 14 dari 1.500 pelamar yang lolos. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif dan Teori Interaksi Kontekstual (CIT) Bresser, penelitian ini secara khusus menyelidiki variabel "Sumber Daya" yang menentukan interaksi antara birokrasi dan pelamar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat dan peserta Disnakertrans, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif oleh Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan implementasi pada dasarnya disebabkan oleh defisit sumber daya multidimensional. Meskipun pemerintah daerah berhasil mengurangi keterbatasan fiskal dan staf melalui strategi jaringan dan optimalisasi aset, hambatan fatalnya adalah "kesenjangan kompetensi" yang parah di antara kelompok sasaran. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar pelamar kekurangan sumber daya kumulatif, khususnya logika matematika dan daya tahan fisik yang dibutuhkan oleh standar G-to-G yang ketat. Studi ini menyimpulkan bahwa ketidaksesuaian antara penawaran dan permintaan terkait kualitas tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri global tidak dapat diselesaikan hanya dengan seleksi administ
References
Afrihadi, A., Makhya, S., Rosalia, F., & Mukhlis, M. (2025). Tata Kelola Pemerintahan dalam Resolusi Konflik Masyarakat Adat: Pendekatan Manajemen Konflik Berbasis Komunitas Terhadap Penyelesaian Konflik Agraria Suku Anak Dalam. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 10(2), 206–219.
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Khairani, S. (2025). Peran Strategis Sektor Publik dalam Meningkatkan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Manajemen, Hukum Dan Sosial, 3(1).
Kharisma, Y., & Sukoharsono, E. G. (2025). Exploring Ethical Leadership, Trust in Leadership, and Deviant Workplace Behaviour: A Qualitative Case Study within a Governmental MSME Office in Samarinda. Center of Economic Students Journal, 8(4), 1250–1262.
Nuradhawati, R., & Rahmandika, M. A. (2025). Etika Kepemimpinan Dalam Pemerintahan: Membangun Integritas dan Kepercayaan Publik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Permana, A., Mulyana, A., & Amalia, M. (2024). Pemerintah Daerah dalam Dinamika Perekonomian Masyarakat: Perspektif Hukum dan Sosiologi. Dialogia Iuridica, 15(2), 001–028.
Setiyadi, D., Kom, S., Kom, M., & Jumaedi, J. (2025). Kepemimpinan yang Menghidupkan: Transformasi SDM Melalui Nilai, Empati, dan Karakter. Alungcipta.
Watiningsih, E., & Kamil, M. (2025). Collaborative Governance and Public Policy on Sexual Violence in Malang City. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 10(2), 237–251.
Yasin, A. S. Y., Anwar, A., Sagena, U. W., & Masjaya, M. (2024). Analisis Kebijakan Publik Dan Reformasi Birokrasi Dalam Mewujudkan Good Governance. Kompak: Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 17(2), 410–418.
Yusri, A., Pane, R. P., Albi, S., & Moreta, A. (2022). Collaborative Governance Dalam Penerapan Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Di Kota Pekanbaru Tahun 2021. Journal Publicuho, 5(3), 802–814.





.png)
.png)

1.png)