EFEKTIVITAS PROGRAM PELATIHAN DALAM MENINGKATKAN KAPASITAS APARATUR DESA SIPODECENG, KECAMATAN BARANTI, KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dalam meningkatkan kapasitas teknis aparatur Desa Sipodeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, sekaligus memetakan berbagai faktor determinan keberhasilannya. Isu krusial yang melatarbelakangi riset ini adalah adanya kesenjangan (gap) kompetensi birokrasi desa dalam mentransformasikan materi pelatihan ke dalam praktik pelayanan publik harian, meskipun didukung oleh alokasi anggaran Dana Desa yang signifikan. Pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif diterapkan sebagai metode penelitian. Data primer dihimpun secara komprehensif melalui teknik observasi, telaah dokumen resmi, serta wawancara mendalam bersama 6 informan kunci yang dipilih secara purposive. Guna menjamin akurasi, validitas, dan kedalaman interpretasi temuan, seluruh data kualitatif dianalisis secara sistematis menggunakan bantuan perangkat NVivo 12 Pro. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa program pelatihan telah berjalan efektif berdasarkan lima indikator, yang tecermin dari pencapaian tujuan, efisiensi pelaksanaan, kepuasan peserta, perubahan perilaku kerja, dan peningkatan produktivitas organisasi. Capaian positif tersebut didorong oleh sejumlah faktor determinan, meliputi komitmen kuat kepemimpinan, motivasi internal aparatur, budaya kerja yang kolaboratif, serta kontinuitas pelaksanaan pelatihan. Kendati demikian, tingginya beban kerja administratif dan ketiadaan bimbingan lanjutan menjadi hambatan utama yang menghambat institusionalisasi kompetensi baru secara merata di seluruh lini birokrasi. Riset ini merekomendasikan pelembagaan mekanisme pendampingan pascapelatihan yang terstruktur demi menjaga stabilitas dan keberlanjutan kapasitas tata kelola pemerintahan desa.
References
Aguinis, H., & Kraiger, K. (2009). Benefits of training and development for individuals and teams, organizations, and society. Annual Review of Psychology, 60(1), 451–474. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.60.110707.163505
Akmal, R. (2024). Pelatihan berbasis kompetensi dalam peningkatan kapasitas aparatur desa di era digital. Jurnal Administrasi Dan Pemerintahan Daerah, 12(2), 45–58.
Baldwin, T. T., & Ford, J. K. (1988). Transfer of training: A review and directions for future research. Personnel Psychology, 41(1), 63–105. https://doi.org/10.1111/j.1744-6570.1988.tb00632.x
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Kementerian Desa dan Transmigrasi Republik Indonesia, P. D. T. (2023). Laporan tahunan pengembangan kapasitas aparatur desa 2023. Jakarta: Kemendesa PDTT.
Noe, R. A. (2021). Employee Training and Development. McGraw-Hill Education.
Rahmat, A. (2022). Evaluasi efektivitas pelatihan aparatur pemerintahan dalam meningkatkan kinerja pelayanan publik. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 8(2), 77–89.
Riewpassa, S. (2025). Efektivitas pelatihan aparatur dalam konteks pemerintahan desa: Analisis faktor internal dan eksternal. Jurnal Kebijakan Publik Dan Pembangunan Daerah, 10(1), 1–12.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2020). Organizational behavior. Pearson Education.
Setiawan, D., Pradana, R., & Munir, A. (2022). Analisis efektivitas pelatihan aparatur desa dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 11(3), 211–225.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.





.png)
.png)

1.png)