TRANSFORMASI DIGITAL PEMERINTAH DAERAH DI ERA SOCIETY 5.0: STUDI KASUS DI PROVINSI JAWA BARAT
Abstract
Society 5.0 relies heavily on the Internet of Things, Big Data, Artificial Intelligence, and Robotics to address a variety of social concerns and issues. The government, particularly local governments, faces the problem of maximizing the use of digital technology to improve public services and governance. Better governance facilitated by digital transformation will not only have an effect on public services, but will also increase citizen involvement and stimulate economic growth. This study examines the local government of West Java province's digital transition towards a digital province in the era of society 5.0. This study employs a qualitative approach and descriptive methodologies. The findings of the study indicate that digital transformation in local government in Indonesia lags behind other nations, particularly those in Southeast Asia. This is due to various constraining factors, including a lack of implementation uniformity, insufficient human resources, inconsistent infrastructure, a lack of community participation, and a lack of government commitment. The regional government of the province of West Java is undergoing a digital transformation, which includes the implementation of the West Java Digital Service (JDS), which includes a digital village as one of its initiatives.
References
Amri, U., Adianto, A., & As’ari, H. (2022). Kebijakan Inovasi dalam Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Dumai. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 12201-12207.
Banabera, G. I. (2019). Analisis Inovasi Pemerintahan Digital Village dalam Peningkatan Pelayanan Publik di Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ilmu Pemerintahan Widya Praja, 45(2), 203-212.
Banjarnahor, A. R., Sinaga, J. B. M., Handiman, U. T., Samosir, K., Purba, B., Siagian, V., ... & Djufri, I. (2022). Transformasi Digital dan Perilaku Organisasi. Yayasan Kita Menulis.
Denzin, N. K. (2017). Critical qualitative inquiry. Qualitative inquiry, 23(1), 8-16.
Firdaus, I. T., Tursina, M. D., & Roziqin, A. (2021). Transformasi Birokrasi Digital di Masa Pandemi Covid-19 Untuk Mewujudkan Digitalisasi Pemeritahan Indonesia. Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan, 4(2), 226-239.
Junaidi, F. (2021). Transformasi Digital, Pelayanan Publik Di Masa Pandemi. Ekasakti Educational Journal, 1(2), 278-292.
Kristian, I., Tasdik, K., Finaldin, T., Yusuf, M. D., Komarudin, A., Nirwana, R., ... & Burhanudin, A. (2022, March). Digital Village. In 4th International Conference on Innovation in Engineering and Vocational Education (ICIEVE 2021) (pp. 267-271). Atlantis Press.
Katharina, R. (2021). Pelayanan Publik & Pemerintahan Digital Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Kurniawan, M. A., & Andiyan, A. (2021). Disrupsi teknologi pada konsep smart city: Analisa smart society dengan konstruksi konsep society 5.0. Jurnal Arsitektur Archicentre, 4(2), 103-110.
Mardawani, M., & Relita, D. T. (2019). Strategi Perintah Daerah Kabuoaten Sintang dalam Mewujudkan Visi Pemerintahan dan Good Governance. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(1), 109-116.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.
Nastiti, F. E., & Abdu, A. R. N. (2020). Kesiapan pendidikan Indonesia menghadapi era society 5.0. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 5(1), 61-66.
Prasetyo, R. (2020). Peran Pemerintah Daerah dalam Akselerasi Transformasi Digital Industri Kecil dan Menengah (Local Government Role in the Digital Transformation Acceleration of Small and Medium Industry). JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi), 22(1), 59-75.
Purnamasari, A. I., & Wardani, Y. I. (2020). Inovasi Layanan Transaksi E-Government Pada Bidang Perizinan Di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang. Prosiding Simposium Nasional''Tantangan Penyelenggaraan Pemerintahan di Era Revolusi Indusri 4. O", 569-596.
Putra, R. M. D. (2018). Inovasi Pelayanan Publik Di Era Disrupsi (Studi Tentang Keberlanjutan Inovasi E-Health Di Kota Surabaya) (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).
Rudiyanto, A. (2020). Pengaruh Covid-19 terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Disampaikan pada Webinar Sustainability Talk: Menjaga Momentum Pencapaian SDGs Pasca-Corona, 8.
Situmorang, J. R. (2021). Kesiapan masyarakat Indonesia bertransformasi menjadi masyarakat digital.
Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alpabeta, Bandung.
Sulastri, W., Kustiawan, D., Sinlae, A. A. J., & Irfan, M. (2021). Pengembangan Sistem E-Government Untuk Peningkatan Layanan Publik Pada Tata Kelola Administrasi Desa. JURIKOM (Jurnal Riset Komputer), 8(6), 177-183.
Tulungen, E. E., Saerang, D. P., & Maramis, J. B. (2022). Transformasi Digital: Peran Kepemimpinan Digital. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 10(2).
Wibawa, I. G. A., & Antarini, L. (2020). Sistem Digital Tata Kelola Pemerintahan Daerah (Digital Local Government). Public Inspiration: Jurnal Administrasi Publik, 5(1), 57-71.
Yasa, A., Suswanta, S., Rafi, M., Rahmanto, F., Setiawan, D., & Fadhlurrohman, M. I. (2021). Penguatan Reformasi Birokrasi Menuju Era Society 5.0 di Indonesia. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1), 27-42.
Yin, R. K. (2008). Studi kasus: Desain & metode.
Zamroni, M. (2009). Perkembangan teknologi komunikasi dan dampaknya terhadap kehidupan. Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah, 10(2), 195-211.





.png)
.png)

1.png)