DEKONSTRUKSI SPIRITUALITAS DI ERA AKAL IMITASI: ANALISIS SOSIO-TEOLOGIS KRITIS ATAS FENOMENA HIJRAH, PERGESERAN OTORITAS, DAN BIAS ALGORITMA KEAGAMAAN DI INDONESIA

  • Roberto Arieza Martin Purba Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Ahmad Luqman Hakim Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
Keywords: Kecerdasan Buatan, Hijrah Digital, Media Sosial, Otoritas Keagamaan, Dakwah Digital.

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan memahami informasi keagamaan. Salah satu fenomena yang muncul adalah semakin banyaknya kutipan motivasi keagamaan yang diproduksi oleh AI dan disebarkan melalui media sosial. Fenomena ini mendorong munculnya “hijrah digital”, yaitu perubahan orientasi keagamaan yang dipengaruhi oleh konsumsi konten religius instan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan AI terhadap praktik keberagamaan, otoritas keagamaan, dan pembentukan identitas religius di ruang digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis dan yuridis-empiris dengan mengkaji berbagai teori sosiologi media, literatur akademik, serta perspektif hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kemudahan dalam penyebaran pesan keagamaan, tetapi juga berpotensi menyederhanakan ajaran agama menjadi sekadar motivasi emosional. Selain itu, AI dapat menggeser peran otoritas keagamaan tradisional, memperkuat komodifikasi agama, dan menimbulkan bias informasi melalui algoritma media sosial. Dalam perspektif Islam, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana dakwah dan pembelajaran selama digunakan secara bijak, disertai verifikasi informasi, serta tetap berada di bawah bimbingan otoritas keagamaan yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pengawasan yang memadai agar pemanfaatan AI dalam bidang keagamaan dapat memberikan manfaat tanpa mengurangi kedalaman makna ajaran agama.

References

Adorno, T. W., Livingstone, R., Adorno, T. W., & Adorno, T. W. (2000). Problems of Moral Philosophy. Polity Press.

An Noor, S. M. (2025). Digitalisasi dakwah berbasis artificial intelligence: Analisis hukum Islam terhadap penggunaan aplikasi berbasis AI sebagai media dakwah perspektif maqashid syariah Jasser Auda [Undergraduate, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. http://etheses.uin-malang.ac.id/79860/

Arifin, D., Kholil, S., & Soiman, S. (2025). Da’wah Communication via Blogging: An Analytical Study on the Role of Blogs in Islamic Preaching. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 15(1), 70–80. https://doi.org/10.24014/jiik.v15i1.36652

ASIA, V. O. (2026, Mei 20). Muslim AI Companion Secures Early-Stage Investment from HASAN.VC to Expand Ethical AI for the Global Muslim Community. Voice of ASIA. https://voiceofasean.com/newsroom/muslim-ai-companion-secures-early-stage-investment-from-hasan-vc-to-expand-ethical-ai-for-the-global-muslim-community/

Baudrillard, J. (1994). Simulacra and Simulation. University of Michigan Press.

Chairunnisa, M., Samad, D., & Mamad, F. S. (2025). Ijtihad Digital dan Fatwa di Era Artificial Intelligence. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(9), 5350–5358. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i9.1349

Fakhruroji, M. (2015). Mediatization of religion in “texting culture”: Self-help religion and the shifting of religious authority. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 5(2), 231. https://doi.org/10.18326/ijims.v5i2.231-254

Fakhruroji, M. (2019). Digitalizing Islamic lectures: Islamic apps and religious engagement in contemporary Indonesia. Contemporary Islam, 13(2), 201–215. https://doi.org/10.1007/s11562-018-0427-9

Fakhruroji, M. (2021). Mediatisasi agama: Konsep, kasus, dan implikasi. Lekkas.

Fakhruroji, M., & Rojiati, U. (2017). Religiously fashionable: Constructing identity of urban Muslimah in Indonesia. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 33(1), 199–211.

Fakhruroji, Moch. (2020). Komodifikasi Agama Sebagai Masalah Dakwah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 1–18. https://doi.org/10.15575/idajhs.v5i16.352

Fakhruroji, Moch., Rustandi, R., & Busro, B. (2020). Bahasa Agama di Media Sosial: Analisis Framing pada Media Sosial “Islam Populer.” Jurnal Bimas Islam, 13(2), 203–234. https://doi.org/10.37302/jbi.v13i2.294

Khusnul Khatimah, Fanti Rahmania Ramli, & Kurniati Kurniati. (2025). Regulasi dan Tantangan Pemanfaatan AI dalam Moderasi Beragama. Majelis: Jurnal Hukum Indonesia, 2(4), 302–313. https://doi.org/10.62383/majelis.v2i4.1356

Kurniawati, F., & Zumra, I. (2025). Pendidikan Moral Islam Sebagai Solusi Mengatasi Budaya Fitnah dan Tuduhan Palsu. EL MAQASHID: Jurnal Syariah dan Studi Islam, 1(3), 220–230.

Kunkunrat, K., Priangani, A., & Achmad, W. (2026). The Relationship between Islamic Boarding Schools and Islamic Politics: Democratic Literacy Education for First-Time Voters in West Java. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 461-479.

Lestari, L. (2017). EPISTEMOLOGI ILMU ASBAB AL-WURUD HADIS. Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 16(2), 265. https://doi.org/10.14421/qh.2015.1602-07

Marwantika, A. I., & Dauda, K. O. (2025). Da’wah in the Algorithmic Era: Investigating Bias and Validity of Islamic Artificial Intelligence Applications. MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial, 8(2), 01–19. https://doi.org/10.37680/muharrik.v8i2.7730

Mustofa, A., & Bin Salman, A. M. (2026). Urgensi Tabayyun Sebagai Upaya Pencegahan Disinformasi (Hoax) Agama Menurut Q.S. Al-Isra Ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat Ayat 6: Analisis Tafsir Maudhu’i. Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits, 5(1), 188. https://doi.org/10.35931/am.v5i1.5768

Nurjaman, H., Siregar, A., & Yasinta, J. (2025). Unseen Bias: How AI Shapes Religious Narratives in Digital Spaces. Journal Of Middle East and Islamic Studies, 12(2). https://doi.org/10.7454/meis.v12i2.200

Priyatna, S. E., & Maseri, A. C. (2025). Penerapan AI dan Machine Learning dalam Pendidikan Islam: Tantangan Etika dan Pendekatan Integratif Berbasis Maqāṣid Al-Syarī‘ah. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah, 10(1), 119–136. https://doi.org/10.55187/tarjpi.v10i1.6236

Rahayu, M. (2024). Dramaturgi di Media Sosial: Fenomena Penggunaan Second Account di Instagram pada Kalangan Mahasiswa. Journal of Social Media and Message, 2(2), 108–119. https://doi.org/10.55985/jsmm.v2i2.238

Rahayu, M., & Riauan, M. A. I. (2022). dramaturgi dalam media sosial: Penggunaan Second Account di instagrampada Kalangan mahasiswa Forum studi islam (Fsi) universitas islam riau. Komunikasi Anak Muda dan Perubahan Sosial, 78.

Rustanta, A. (2025). Transcultural religious communication in the age of artificial intelligence: Ethical challenges and opportunities for global harmony. Journal of Socio-Cultural Sustainability and Resilience, 3(1). https://doi.org/10.61511/jscsr.v3i1.2025.2156

Saumantri, T., Hidayatulloh, T., & Meghatruh, D. D. (2023). Konsumerisme Beragama di Era Digital: Analisis Paradigma Postmodernisme Jean Baudrillard Terhadap Fenomena Beragama Umat Islam di Indonesia. Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam, 24(2), 273. https://doi.org/10.30595/islamadina.v24i2.14961

Saumantri, T., & Zikrillah, A. (2020). Teori Simulacra Jean Baudrillard Dalam Dunia Komunikasi Media Massa. ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 11(2), 247. https://doi.org/10.24235/orasi.v11i2.7177

Supriatin, I., Syarifah, S., Susilawati, E., Supriadi, I., & Apriani, R. (2025). Formulasi Etika Kecerdasan Buatan (AI) Dalam Pendidikan Islam: Pendekatan Maqāṣid al-Sharī‘ah dan Tafsir Tematik Al-Qur’an. Halaqa: Journal of Islamic Education, 1(2), 121–140. https://doi.org/10.61630/hjie.v1i2.28

Tarigan, R. (2024). Media Pembawa Perubahan: Tinjauan atas Teori Ekologi Media [Media Bringing Change: A Review of Media Ecology Theory]. Jurnal Lectura, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.19166/lectura.v1i1.8673

Published
2026-06-05
How to Cite
Purba, R. A. M., & Hakim, A. L. (2026). DEKONSTRUKSI SPIRITUALITAS DI ERA AKAL IMITASI: ANALISIS SOSIO-TEOLOGIS KRITIS ATAS FENOMENA HIJRAH, PERGESERAN OTORITAS, DAN BIAS ALGORITMA KEAGAMAAN DI INDONESIA. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 8(2), 215-225. https://doi.org/10.54783/jin.v8i2.1709