INKLUSI SOSIAL DALAM PERSPEKTIF KEISLAMAN: MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL UNTUK SEMUA
Abstract
In an Islamic perspective, social inclusion has a broad and deep meaning. Concepts such as ukhuwah islamiyah, musawah, and ihsan can become the basis for encouraging broader and more sustainable social inclusion in society. This study aims to identify and analyze Islamic concepts related to social inclusion, as well as to explore how an Islamic perspective can help improve social welfare for all levels of society. A qualitative approach was used in this study with descriptive data analysis. The results of the research show that Islamic concepts such as ukhuwah islamiyah, musawah, and ihsan can be the basis for encouraging broader social inclusion in society. These concepts emphasize the importance of solidarity, equality and justice in interacting with fellow individuals and society. In addition, the Islamic perspective also teaches values such as tolerance, diversity, and empathy which can help improve social welfare for all levels of society.
References
Abidin, Z. (2019). Makna Tradisi Suran (Kegiatan Malam Satu Sura) dalam Menjalin Ukhuwah Islamiyah di Desa Sriwijaya Mataram Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Crabtree, S. A. (2007). Family responses to the social inclusion of children with developmental disabilities in the United Arab Emirates. Disability & Society, 22(1), 49-62.
Dakir, D., & Anwar, H. (2020). Nilai-nilai pendidikan pesantren sebagai core value; dalam menjaga moderasi islam di indonesia. Jurnal Islam Nusantara, 3(2), 495-517.
Erick, B., & Masyitah, M. (2020). Keterwakilan Perempuan dalam Partai Politik Perspektif Siyasah Syar’iyyah. Jurnal Sosial Humaniora Sigli, 3(2), 200-212.
Fahrudin. (2014). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Fitri, I. A. (2019). Inklusi sosial perempuan dalam pembangunan: kajian terhadap program sekolah perempuan infest di gumelem kulon banjarnegara. UIN Sunan Kalijaga.
Hamidah, H. (2015). Al-Ukhuwah al-Ijtima’iyah wa al-Insaniyah: Kajian terhadap Pluralisme Agama dan Kerjasama Kemanusiaan. Intizar, 21(2), 321-341.
Hayati, F. (2018). Pendidikan Karakter Berbasis Islam. Ta dib Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 425-433.
Jalil, M. (2019). Falsafah Hakikat Iman Islam Dan Kufur. Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2(2), 389-405.
Jauhari, A. (2017). Pendidikan inklusi sebagai alternatif solusi mengatasi permasalahan sosial anak penyandang disabilitas. IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1).
Karim, H. A. (2019). Implementasi Moderasi Pendidikan Islam Rahmatallil’Alamin dengan Nilai-Nilai Islam. Riayah: Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 4(01), 1-20.
Khoiriyah, N., Zaky, A., & Napsiyah, S. (2017). The importance of social work anti-discrimination approach for the islamic preachers to disseminate social inclusion and multiculturalism in society. In International Conference on Diversity and Disability Inclusion in Muslim Societies (ICDDIMS 2017) (pp. 111-115). Atlantis Press.
Kholis, N. (2015). Kesejahteraan Sosial di Indonesia Perspektif Ekonomi Islam. Akademika: Jurnal Pemikiran Islam, 20(2), 243-260.
Lubis, H. R. (2017). Sosiologi Agama: Memahami Perkembangan Agama dalam Interaksi Islam. Kencana.
Moleong, L. J. (2014). Metode penelitian kualitatif edisi revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhidin, M., Makky, M., & Erihadiana, M. (2022). Moderasi Dalam Pendidikan Islam Dan Perspektif Pendidikan Nasional. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(1), 22-33.
Risdianto, D. (2017). Perlindungan Terhadap Kelompok Minoritas Di Indonesia Dalam Mewujudkan Keadilan Dan Persamaan Di Hadapan Hukum. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 6(1), 125-142.
Saihu, M., Suparto, S., & Balgis, L. F. (2021). Nalar Tasawuf dalam Pendidikan Islam: Kajian Atas Makna Ihsan dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 10(001), 181-198.
Sarwono, J. (2006). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sasana, H. (2009). Analisis dampak pertumbuhan ekonomi, kesenjangan antar daerah dan tenaga kerja terserap terhadap kesejahteraan di kabupaten/kota provinsi jawa tengah dalam era desentralisasi fiskal. Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 16(01).
Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat, Memberdayakan Masyarakat: Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Rafika Aditama.
Yaneri, A., & Deswanti, A. D. (2021). Analisis Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial Pada Program Perlindungan Sosial: Studi Kasus Bantuan Sosial Tunai Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat. Peksos: Jurnal Ilmiah Pekerjaan Sosial, 20(1), 70-84.
Zainiyati, H. S. (2007). Pendidikan Multikultural: upaya membangun keberagamaan inklusif di sekolah. ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, 1(2), 135-145.
Copyright (c) 2023 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)