REKONSTRUKSI SISTEM INFORMASI POTENSI DESA SANGEH MELALUI PEMBENAHAN WEBSITE DESA
Abstract
Pembangunan suatu daerah menjadi sangat penting dilakukan dalam mewujudkan program membangun Indonesia dari pinggiran khusunya ditumpukan kepada tingkat wilayah Desa yang tidak lain sebagai wilayah yang menyentuh langsung kepada kehidupan masyarakat yang bersifat lokalitas dan patut dikedepankan. Undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa sebagai peluang bagi setiap desa untuk dapat mengembangkan setiap potensi desa yang dimiliki desa secara mandiri berdasarkan atas kebutuhan masing-masing dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan desa melalui sistem informasi menjadi bagian terpenting sebagai bentuk reformasi pelayanan dalam bidang informasi publik. Sistem Informasi dalam pengembangan potensi desa diharapkan mampu memberikan informasi kepada publik dalam mendistribusikan informasi yang mampu mendukung pelayanan publik di Desa Sangeh. Sistem informasi melalui website desa bertujuan dalam peningkatan kemampuan serta ketrampilan aparatur desa dengan memberikan rekontruksi sistem informasi desa melalui program yang dapat memberikan media sebagai bentuk pelayanan informasi potensi yang dimiliki desa berbasis digital dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan apartur desa dalam memberikan pelayanan informasi publik. Metode Kegiatan rekontruksi sistem informasi potensi desa Sangeh melalui website desa yaitu aksi langsung di lapangan dalam menunjukkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara nyata dalam mengatasi persoalan yang ada, metode aksi diharapkan memunculkan kesadaran kepada masyarakat dalam pemanfaatan informasi publik melalui website desa yang direkontruksi kembali berdasarkan atas pemetaan potensi yang dimilki oleh desa Sangeh. Simpulan dari pengabdian ini menambahkan, serta dalam memetakan kembali potensi desa Sangeh melalui website Desa yang berdampak langsung pada kebutuhan informasi publik kepada masyarakat secara optimal.
References
Abdurrokhman. (2015). Pengembangan Potensi Desa. Widyaiswara Diklat Kabupaten Banyumas.
Amsyah, Z. (2005). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Arsyad, L. (1999). Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE.
Hartono, D. U., & Mulyanto, E. (2010). Electronic government pemberdayaan pemerintahan dan potensi desa berbasis web. Jurnal Teknologi Informasi, 6(1), 9-21.
Indrajit, R. E. (2001). Manajemen SIstem Informasi dan Teknologi Informasi. Jakarta: Elex Media Komputendo.
Jogiyanto, H. M. (2005). Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi.
Maksudin. (2001). Strategi pengembangan Potensi Dan Program Desa Binaan/Mitra.
Marbun, B. N. (1996). Kamus Politik. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Nugroho, A. (2002). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Dengan Metodologi Beriorientasi Objek. Bandung: Informatika.
Permadi, L. A. (2008). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumen dari Etnis Sasak Untuk Membeli Produk Tradisional di Lombok Tengah. Jurnal Riset Manajemen, 8(2).
Ressman, R. S. (2002). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Andi Offset.
Taringan, R. (2006). Perencanaan Pembangunan Wilayah. Jakarta: Bumi Aksara.
Copyright (c) 2023 AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)



1.png)