PERAN ORANGTUA DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0: GADGED DAN TANTANGANNYA

  • Johanes Kurniawan STT Ekumene Jakarta
Keywords: Orangtua, Guru PAK, Era Revolusi 4.0, Injil.

Abstract

Pendidikan utama bermula dari keluarga melalui orang tua sebagai guru/pendidik utama bagi anak-anaknya. Guru disekolah khususnya guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) adalah orangtua kedua bagi anak yang didiknya. Keduanya memiliki peran utama dan penting dalam membawa anak dalam menyikapi perkembangan era revolusi industri 4.0 sebagai era disrupsi berikut tantangannya. Guru PAK dituntut untuk professional dalam kompetensinya mampu mendidik peserta didik kepada prubahan karakter dalam menangkal kebiasaan terhadap dampak pengaruh gadged dan tantangannya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kajian Pustaka. Melalui artikel ini diharapkan mampu membuka cakrawala dan mindset paradigma dari setiap tugas dan tanggung jawab para orangtua, guru PAK termasuk sekolah dan gereja untuk dapat mengantisipasi bahkan memberi muatan positifdalam membentengi dampak pengaruh era revolusi 4.0 berikut gadged dan tantangannya kedepan. Injil yang sejatinya menggubah paradigma setiap orang percaya untuk bertugas sebagai role model-Nya dan berdampak bagi dunia.

References

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jejak Publisher.

Boehlke, R. R. (1994). Sejarah Perkembangan Pemikiran dan Praktek PAK dari Plato sampai Ig. Loyola. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Boiliu, F. M. (2020). Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0. REAL DIDACHE: Journal of Christian Education, 1(1), 25-38.

Franky. (2019). Pendidikan Andal di Era Millenial. Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Profesor Doktor Moestopo (Beragama).

Groome, T. H. (1980). Christian Religious Education: Sharing Our Story and Vision. San Fransisco: Harper.

Gunarsa, S. D. (2018). Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Gunarsa, S. D. (1999). Psikologi Praktis: Anak, Remaja dan Keluarga. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Gunarsa, S. D. (1995). Psikologi Pembimbing. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Gunawan, Y. (2014). Kepemimpinan Kristen: Melayani Sepenuh Hati. Jakarta: Kanisius.

Harianto, G. P. (2020). Pendidikan Agama Kristen dalam Alkitab dan Dunia Pendidikan Masa Kini. Yogyakarta: ANDI.

Hollet, H. A., & Macartney, C. E. (2010). The Chosen Twelve Plus One (Dua Belas Murid Tuhan ditambah Paulus). Malang: Gandum Mas.

Homrighausen, E. G. (1985). Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Ismail, A. (2004). Ajarlah Mereka Melakukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Jamun, Y. M., Wejang, H. E., & Ngalu, R. (2019). Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Pola Interaksi Sosial Siswa Sma di Kecamatan Langke Rembong. JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar), 3(1), 1-7.

Kurniawan, J. (2019). Formulasi Pendidikan Agama Kristen (Bunga Rampai Kolokium Didaktikum). Jakarta: Ekumene Literature (ELTE).

Kurniawan, J. (2021). PAK Remaja. Jakarta: Mitra Cahaya Mas.

Lickona, T. (2012). Pendidikan Karakter. Bantul: Kreasi Wacana.

McDevitt, T. M. & Omrod, J. E. (2002). Child Development and Education. Colombos Ohio: Merril Prentice Hall.

Mulyono, Y. B. (1993). Mengatasi Kenakalan Remaja: Dalam Perspektif Pendekatan-Pendekatan Sosiologis-Psikologis-Teologis. Yogyakarta: Andi.

Nugroho, R., Artha, I. K. A. J., Nusantara, W., Cahyani, A. D., & Patrama, M. Y. P. (2022). Peran orang tua dalam mengurangi dampak negatif penggunaan gadget. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 5425-5436.

Pandensolang, W. (2021). Roh Kudus dan Gereja. Jakarta: Yayasan Agape Jaya Indonesia.

Paul, W. J. (1986). The New Education and Religion. Association Press.

Ronda, D. (2019). Kepemimpinan Kristen Di Era Disrupsi Teknologi. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 1-8.

Sagala, S. (2009). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kepemimpinan, Memberdayakan Guru, Tenaga Kependidikan dan Masyarakat Dalam Managemen Madrasah. Bandung: Alfabeta.

Sendjaya, S. (2016). Jadilah Pemimpin Demi Kristus. Jakarta: Literatur Perkantas.

Soesilowindradini. (2019). Psikologi Perkembangan Masa Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Stott, J. (2014). Isu-Isu Global Menantang Kepemimpinan Kristen. Yayasan Komunikasi Binakasih/OMF.

Sudirman. (2006). Pengertian Pendidikan. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Susanto. (2010). Meneladani Jejak Yesus Sebagai Pemimpin. Yogyakarta: Andi.

Tong, S. (1995). Arsitek Jiwa. Jakarta: Lembaga Reformed Injili Indonesia.

Topayung, S. L. (2022). Urgensi Kepemimpinan Kristen di Era Society 5.0. KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat, 3(2), 111-124.

Triposa, R., Arifianto, Y. A., & Hendrilia, Y. (2021). Peran Guru PAK sebagai Teladan dalam Meningkatkan Kerohanian dan Karakter Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Agama Kristen (JUPAK), 1(2), 124-143.

Tung, K. Y. (2016). Terpanggil Menjadi Pendidik Kristen yang Berhati Gembala. Yogyakarta: Andi.

Wiley, J., & Sons. (2016). Introduction to Qualitative Research Methdos: A Guidebook and Resource. Kanada: New Jersey.

Published
2024-01-12
How to Cite
Kurniawan, J. (2024). PERAN ORANGTUA DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0: GADGED DAN TANTANGANNYA. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 6(1), 29-42. https://doi.org/10.54783/jin.v6i1.882