TEKNIK SUNGGING TRADISIONAL WAYANG KULIT KETHEK RUCAH KAPI MENDA: STUDI KASUS DI GRIYA UKIR KULIT SAGIO

  • Ima Novilasari Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Ari Dwi Rahmawati Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
Keywords: Sungging, Wayang Kulit, Kethek Rucah, Kapi Menda, Griya Ukir Kulit Sagio

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam teknik sungging tradisional wayang kulit Kapi Menda berdasarkan studi kasus di Griya Ukir Kulit Sagio. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipasi, praktek dan wawancara. Data penelitian berupa hasilsunggingan dengan karakter warna dan gaya khas Griya Ukir Kulit Sagio. Peneliti memilih Griya Ukir Kulit Sagio karena dikenal sebagai salah satu pusat pembuatan wayang kulit yang mempertahankan teknik-teknik tradisional dan berkomitmen kuat dalam melestarikan seni wayang kulit Gagrak Yogyakarta. Dalam konteks wayang Kethek Rucah, khususnya tokoh Kapi Menda, teknik sungging memiliki peran yang sangat penting. Kapi Menda adalah salah satu tokoh kera kecil yang memiliki karakteristik unik dalam dunia pewayangan. Teknik sungging yang diaplikasikan pada tokoh ini bukan hanya berfungsi untuk memperkuat identitas visualnya, tetapi juga untuk menyampaikan pesan-pesan simbolik yang terkandung dalam cerita.

References

Ciptosangkono, A. (1986). Wayang Kulit Purwa: Ciri-ciri dan Makna Simbolis. Yogyakarta: Yayasan Seni Wayang.

Ciptowardoyo. (1985). Wayang sebagai Media Pendidik Ditinjau dari Arti Maknawi dan Arti Filosofis, Yogyakarta: Proyek Pengembangan Permuseuman Daerah Istimewa Yogyakarta.

Guntur, G. (2016). Metode Penelitian Artistik. Surakarta: ISI Pers.

Haryono, T. (2004). Seni Pertunjukan Wayang Kulit Yogyakarta: Sebuah Tinjauan Filosofis. Yogyakarta: Kanisius.

Mulyono, S. (1978). Wayang: Asal-Usul, Filsafat, dan Masa Depannya. Jakarta: Gunung Agung.

Murtiyoso, B. (2017). Tokoh-tokoh Wayang Purwa Gaya Yogyakarta. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sagio & Samsugi. (2015). Wayang Kulit Gagrak Yogyakarta: Morfologi, Tatahan, sunggingan dan Teknik Pembuatannya. Yogyakarta: Dinas DIKPORA DIY.

Soedarsono, R. M. (1997). Wayang Wong: Dramatari Ritual Kenegaraan di Keraton Yogyakarta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sulardi. (2010). Representasi Watak dalam Wayang Kulit Gagrak Yogyakarta. Jurnal Seni Pertunjukan, 2(1), 45-58.

Sunarto. (2014). Seni Tatah Sungging Kulit: Bentuk, Alat, Teknik, Bahan dan Proses Perwujudannya. Yogyakarta: Cipta Media

Sunarto & Sagio. (2019). Wayang Kulit Gaya Yogyakarta, Bentuk dan Ceritanya. Yogyakarta: Dinas Kebudayaan DIY.

Published
2025-05-28
How to Cite
Novilasari, I., & Rahmawati, A. D. (2025). TEKNIK SUNGGING TRADISIONAL WAYANG KULIT KETHEK RUCAH KAPI MENDA: STUDI KASUS DI GRIYA UKIR KULIT SAGIO. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 7(1), 79-98. https://doi.org/10.54783/jin.v7i1.1293