TEKNOLOGI PENYAMAKAN KULIT PERKAMEN TERINTEGRASI UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN PELESTARIAN BUDAYA UMKM KRIYA WAYANG KULIT

  • Ima Novilasari Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Junende Rahmawati Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Rohmad Eko Priyono Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
  • Ari Dwi Rahmawati Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta, Indonesia
Keywords: Penyamakan Kulit Perkamen, Wayang, Eifisiensi Waktu, Mesin Drum, Pelestarian Budaya.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi masalah inefisiensi waktu, ketidakstabilan kualitas, serta risiko kesehatan dalam proses penyamakan kulit tradisional pada UMKM Kriya Wayang Kulit melalui pengembangan teknologi penyamakan kulit perkamen terintegrasi. Pendekatan yang digunakan adalah rekayasa desain (Detail Engineering Design/DED) yang disertai delapan siklus uji purwarupa terhadap tiga unit mesin utama: Mesin Drum, Alat Pementang/Togel, dan Mesin Buffing. Evaluasi dampak dilakukan secara komparatif sebelum dan sesudah intervensi, dengan penekanan pada aspek ekonomi dan sosial, didukung data kapasitas produksi dan survei relevansi pasar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan terhadap efisiensi waktu, di mana proses produksi yang sebelumnya berlangsung dalam hitungan minggu dapat dipersingkat menjadi beberapa hari, serta Mesin Drum berhasil mencapai kapasitas target 10–20 lembar per siklus. Secara sosial, teknologi ini memiliki daya terima pasar yang tinggi dan berkontribusi pada pelestarian budaya kriya wayang kulit. Namun, Mesin Buffing belum mampu menghasilkan ketebalan seragam (0,5–1 mm) sehingga membutuhkan rekayasa ulang desain. Secara keseluruhan, teknologi penyamakan kulit terintegrasi ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas UMKM dan mendukung keberlanjutan budaya lokal.

References

Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. (2025). Dokumen Analisis Model Bisnis (BMC) dan Rencana Bisnis Teknologi Penyamakan Kulit Perkamen. Yogyakarta: Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.

Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. (2025). Dokumen Detail Engineering Design (DED) Teknologi Penyamakan Kulit Perkamen Terintegrasi. Yogyakarta: Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.

Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. (2025). Laporan Kegiatan Diseminasi Program Katalisator Kemitraan Berdikari Untuk UMKM Wayang Kulit di Bantul. Yogyakarta: Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.

Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta. (2025). Laporan Hasil Uji Purwarupa: Evaluasi Kinerja Mesin Drum, Alat Pementang/Togel, dan Mesin Buffing. Yogyakarta: Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta.

Badan Standarisasi Nasional. (2020). SNI 03-1729-2020: Standar mutu kulit perkamen untuk kerajinan. Jakarta: BSN.

Bienkiewicz, K. J. (1983). Physical chemistry of leather making. Robert E. Krieger Publishing Company.

Covington, A. D. (2009). Tanning chemistry: The science of leather. Royal Society of Chemistry.

Das, B. (2018). Optimization of mechanical processing parameters for leather buffing to achieve uniform thickness. Leather Science Research Institute Journal, 15(2), 112–128.

Hadi, S., & Kusumo, B. (2021). Adopsi teknologi tepat guna untuk peningkatan produktivitas UMKM kerajinan di Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(3), 45–58.

Kanagaraj, J., Senthil Kumar, N., Sangeetha, R., Muralidharan, C., & Rajkumar, G. S. (2007). Effect of different soaking and liming agents on the quality of raw hides and skins. Journal of Cleaner Production, 15(15), 1432-1438.

Mulyono, A. (2023). Hambatan sosial dalam adopsi inovasi teknologi tepat guna: Kasus penggantian tenaga kerja manual oleh mesin. Jurnal Sosiologi Industri, 8(1), 77–92.

Palop, R., Llobell, A., & Calatayud, E. (2000). Biological unhairing of hides with proteolytic enzymes. Journal of the American Leather Chemists Association, 95(12), 437–442.

Pratiwi, A., & Widodo, E. (2022). Pengolahan limbah padat bulu dari industri penyamakan kulit menjadi produk bernilai tambah. Jurnal Teknologi Lingkungan, 14(2), 150–165.

Rossi, P. H., Lipsey, M. W., & Freeman, H. E. (2004). Evaluation: A systematic approach. Sage Publications.

Sharphouse, J. H. (1995). Leather technician's handbook. BLC Leather Technology Centre Ltd.

Thorstensen, T. C. (1993). Practical leather technology. Robert E. Krieger Publishing Company.

Published
2025-11-25
How to Cite
Novilasari, I., Rahmawati, J., Priyono, R. E., & Rahmawati, A. D. (2025). TEKNOLOGI PENYAMAKAN KULIT PERKAMEN TERINTEGRASI UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN PELESTARIAN BUDAYA UMKM KRIYA WAYANG KULIT. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 7(3), 59-71. https://doi.org/10.54783/jin.v7i3.1457