PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM PENGARSIPAN DIGITAL TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI DI DESA SEREANG KECAMATAN MARITENGNGAE
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi program pengarsipan digital terhadap pelayanan administrasi di Desa Sereang Kecamatan Maritengngae. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas pelayanan, masih adanya pengarsipan manual, keterbatasan kemampuan aparatur dalam penggunaan teknologi, serta belum optimalnya sarana digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif asosiatif. Responden berjumlah 75 orang yang terdiri dari masyarakat pengguna layanan dan aparatur desa, dipilih melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengarsipan digital berada pada kategori baik dengan persentase 74,86%, demikian pula pelayanan administrasi berada pada kategori baik. Secara parsial, implementasi pengarsipan digital berpengaruh positif sebesar 42,3% dan signifikan terhadap pelayanan administrasi, ditunjukkan oleh nilai signifikansi < 0,05 sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, semakin baik implementasi pengarsipan digital, maka semakin meningkat kualitas pelayanan administrasi di Desa Sereang Kecamatan Maritengngae.
References
Agustino, L. (2016). Dasar-dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Hermawati, Y., Wahyono, E., Samsiyah, S., Utami, H. D., & Dewiki, S. (2021). Digitalisasi Arsip di Kantor Kelurahan Pamulang Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 27(3), 263–270.
Pradini, A. G., & Sudradjat, A. (2021). Sistem Informasi Pengarsipan Surat Kantor Desa Berbasis Web. Information Management For Educators And Professionals: Journal of Information Management, 5(2), 1-10.
Putera, R. E. (2015). Implementasi Kebijakan Otonomi Daerah Bidang Pendidikan dalam Pencapaian “Millennium Development Goals”. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 31(1), 229-239.
Ridhawati, E., Fitrian, Y., Syafitri, Y., & Arasyid, M. F. (2024). Penerapan Sistem Informasi Pengarsipan Surat Desa Pada Pekon Agung Timur Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 150–156. https://doi.org/10.32877/nr.v3i2.774
Saputra, R. H., Waziana, W., & Putra, A. D. (2025). Implementation of the E-Archive System to Increase Transparency and Accountability of Village Archive Management. Jurnal Sistem Informasi Asia, 4(1), 15–29.
Shobaruddin, M., Novita, A. A., Putra, E., Fauzi, M. H., Mariska, A., Yanti, E., & Suparmansyah, R. (2024). Digitalisasi arsip dinamis untuk pengelolaan kearsipan desa yang efektif dan efisien. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 7(2), 516–525. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i2.21794
Vidiati, C., Ramdan, A. M., Martoyo, A., Supriyadi, A., Susanti, L., Siwiyanti, L., Dirgantara, A. R., Fahdillah, Y., & Hikmawati, E. (2023). Manajemen Usaha Jasa. Bandung: Widina Bhakti Persada.
Wursanto, I. (2001). Manajemen Kearsipan. Yogyakarta: Kanisius.





.png)
.png)

1.png)