IDENTIFIKASI DAN INVENTARISASI PEMANFAATAN RUANG LAUT DI KAWASAN MANDEH KABUPATEN PESISIR SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menginventarisasi pemanfaatan ruang laut di Kawasan Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan. Kawasan ini memiliki potensi sumber daya pesisir dan laut yang tinggi, sehingga berbagai aktivitas berkembang pesat dan berpotensi menimbulkan konflik pemanfaatan ruang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial melalui analisis citra, pemetaan, serta survei lapangan. Data yang digunakan meliputi data primer hasil observasi dan wawancara, serta data sekunder dari instansi terkait. Teknik analisis dilakukan dengan interpretasi spasial dan klasifikasi jenis pemanfaatan ruang laut berdasarkan kondisi eksisting di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ±14 jenis pemanfaatan ruang laut yang mencakup sektor pariwisata, perikanan, transportasi, dan konservasi. Aktivitas tersebut tersebar dalam empat zona utama yaitu zona pesisir, perairan dangkal, teluk, dan laut terbuka. Kawasan konservasi meliputi mangrove ±275 Ha, terumbu karang ±730 Ha, dan padang lamun ±37 Ha. Inventarisasi menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas telah berjalan aktif, namun masih terdapat ketidaksesuaian dengan ketentuan RZWP3K terutama terkait perizinan dan intensitas pemanfaatan.







1.png)