LEMAHNYA KOMUNIKASI PASTORAL ANTARA PASTOR PAROKI DAN DEWAN PASTORAL PAROKI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN UMAT: TINJAUAN DALAM TERANG COMMUNIO ET PROGRESSIO

  • Vinsensius Mbete Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, Maumere, Indonesia
Keywords: Komunikasi Pastoral, Dewan Pastoral Paroki, Perkembangan Iman Umat, Communio Et Progressio, Gereja Sebagai Communio.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lemahnya komunikasi pastoral antara pastor paroki dan Dewan Pastoral Paroki (DPP) serta dampaknya terhadap perkembangan iman umat dalam terang dokumen Communio et Progressio. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa komunikasi pastoral yang kurang terbuka dan kurang dialogis sering kali menimbulkan hambatan dalam kerja sama pastoral, sehingga berdampak pada melemahnya keterlibatan umat dalam kehidupan menggereja. Dalam konteks Gereja sebagai communio, komunikasi pastoral seharusnya menjadi sarana untuk membangun relasi, kebersamaan, dan partisipasi aktif umat dalam seluruh dinamika pastoral Gereja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh melalui kajian terhadap dokumen-dokumen Gereja, khususnya Communio et Progressio, serta berbagai literatur teologi pastoral yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-interpretatif guna memahami keterkaitan antara komunikasi pastoral dan perkembangan iman umat dalam kehidupan paroki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya komunikasi pastoral antara pastor paroki dan DPP berpengaruh terhadap menurunnya semangat partisipasi umat dalam pelayanan dan kehidupan menggereja. Pola komunikasi yang cenderung satu arah, kurang dialogis, dan minim keterlibatan bersama menyebabkan pelayanan pastoral berjalan kurang efektif serta menghambat pertumbuhan iman umat secara lebih mendalam. Situasi ini belum sepenuhnya mencerminkan semangat communio sebagaimana ditekankan dalam dokumen Communio et Progressio, yang menempatkan komunikasi sebagai sarana membangun persekutuan, kerja sama, dan tanggung jawab bersama dalam Gereja. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan pola komunikasi pastoral yang lebih dialogis, partisipatif, dan inklusif agar kehidupan iman umat dapat berkembang secara lebih dinamis dan berkelanjutan.

Published
2026-05-30
How to Cite
Mbete, V. (2026). LEMAHNYA KOMUNIKASI PASTORAL ANTARA PASTOR PAROKI DAN DEWAN PASTORAL PAROKI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN UMAT: TINJAUAN DALAM TERANG COMMUNIO ET PROGRESSIO. Jurnal Kelola: Jurnal Ilmu Sosial, 9(1), 21-27. https://doi.org/10.54783/jk.v9i1.1688