STRATEGI IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ADAT LIKAT TELO DALAM PENDIDIKAN FORMAL DI DESA ILE PADUNG
Abstract
Nilai-nilai adat Tiga Tungku (Likat Telo) merupakan sistem sosial yang mengatur relasi kekerabatan dan harmoni sosial masyarakat Lamaholot di Desa Ile Padung melalui prinsip Opu Belake dan Muro (ikan ayam). Namun, dinamika modernisasi dan perubahan sosial berdampak pada melemahnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai adat tersebut. Pendidikan formal memiliki peran strategis dalam mentransmisikan nilai budaya lokal melalui mekanisme pendidikan yang tidak hanya bersifat kurikuler, tetapi juga kultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi implementasi nilai-nilai adat Tiga Tungku dalam pendidikan formal di Desa Ile Padung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi dan dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edwards III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Hidden curriculum diposisikan sebagai strategi implementatif dalam internalisasi nilai adat melalui budaya sekolah, keteladanan guru, dan interaksi sosial peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai adat Tiga Tungku berlangsung secara implisit dan berkelanjutan melalui praktik pendidikan sehari-hari di sekolah. Keberhasilan strategi implementasi sangat ditentukan oleh konsistensi komunikasi nilai budaya, komitmen pelaksana, serta dukungan kelembagaan sekolah dan masyarakat adat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan sekolah berbasis budaya lokal sebagai upaya pelestarian nilai-nilai adat dalam pendidikan formal.
References
Afdhal, A., Manuputty, F., Litaay, S. C. H., & Makaruku, N. D. (2024). Nilai-nilai kearifan lokal Maluku dalam hidden curriculum: Strategi membangun perdamaian dan toleransi di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(4), 5071–5083.
Alhamdany, M. S., Maulana, A. B., Afnanda, M., & Zulkifli, M. (2025). Pelestarian Budaya Banjar dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Integrasi Melalui Pendekatan Pendidikan Formal dan Nonformal. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(02).
Gustrianto, M. N., Sutarto, S., & Rini, R. (2025). Pembentukan Karakter Kejujuran dan Disiplin Siswa Melalui Hidden Curriculum Pada Pembelajaran PAI (Studi di SMPN 4 Rejang Lebong) (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Negeri Curup).
Irawan, M., Damanik, M. J., & Marpaung, R. (2025). Proses Perbuatan Hukum Adat Sebagai Sumber Hukum dalam Membangun Sistem Hukum Indonesia. Jurnal Rectum: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana, 7(1), 64-70.
Kelen, V. B., Indriyati, I., Ethelbert, Y. K., & Mambo, S. O. (2025). Peran Pemerintah Desa dalam Pelestarian Nilai Budaya Perkawinan Tiga Tungku Masyarakat Adat Leworahang. PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies, 4(4), 1–7.
Khanifah, A., & Mudzakkir, M. (2024). Hidden Curriculum Buku Pelajaran Sosiologi: Transfer Ideologi Antar Generasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1887-1906.
Luthfianda, A., & Sufriadi, D. (2024). Peran Pemuda Dalam Melestarikan Adat Istiadat. Carong: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 1(1), 1-8.
Mardiah, A., & Supriadi, D. (2025). Kearifan Lokal Dalam Tradisi Melayu Natuna: Analisis Literatur Terhadap Nilai-Nilai Sosial Budaya. Jurnal Tapak Melayu, 3(01), 93–102.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Nurhayati, R., Nur, M. J., Suwito, A., Ningsih, D. A., Ramadani, N., & Jannah, M. (2025). Hidden Curriculum Sebagai Penguatan Budaya Kearifan Lokal dalam Pembelajaran PAI di SMPN 7 Sinjai. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 17(1), 402-409.
Pertiwi, F., Siregar, H., & Maysara, S. R. (2025). Implementasi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di PAUD-Nonformal: Studi fenomenologi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 2691-2704.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kualitatif (Qualitative Research Approach). Deepublish.
Sastra, A. T. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan, 8(1), 171–79.
Umar, H., & Masnawati, E. (2024). Peran Lingkungan Sekolah Dalam Pembentukan Identitas Remaja. Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 191–204.
Wutun, H. Y. L., Tokan, F. B., & Servatius, R. (2025). Nilai Kearifan Lokal Welin Ela Bala dalam Tradisi Perkawinan Masyarakat Desa Belobatang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Journal Education and Government Wiyata, 3(1), 227-242.





.png)
.png)

1.png)