COLLABORATIVE LEADHERSHIP DALAM PENANGANAN PROGRAM PENGENTASAN STUNTING DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN

  • Serly Wulandari Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
  • Selvia Junita Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Sumedang, Indonesia
Keywords: Collaborative Leadership, Collaborative Governance, Penanganan Stunting, Kepemimpinan Kolaboratif, Jakarta Selatan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan collaborative leadership dalam penanganan program pengentasan stunting di Kota Administrasi Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan informan yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis menggunakan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative leadership dalam penanganan stunting telah berjalan dengan baik, tetapi belum optimal. Berdasarkan konsep collaborative governance Ansell dan Gash (2008), kolaborasi tercermin dalam lima dimensi, yaitu face-to-face dialogue, trust building, commitment to process, shared understanding, dan intermediate outcomes. Implementasinya diwujudkan melalui pertemuan dan sosialisasi lintas sektor, program Kampung Gizi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pembentukan Kelompok Peduli Gizi (KPG), GO TUNTAS JS, Gerebek Stunting, rembuk stunting, serta kerja sama melalui MoU lintas sektor. Meskipun berbagai program telah menunjukkan hasil positif, masih ditemukan kendala berupa rendahnya keterbukaan dan partisipasi sebagian orang tua dalam Posyandu serta belum optimalnya koordinasi antaraktor. Kolaborasi telah berkontribusi terhadap penurunan prevalensi stunting sebesar 1,18%, namun diperlukan penguatan kepemimpinan kolaboratif, partisipasi masyarakat, kepercayaan antaraktor, dan sinergi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas penanganan stunting secara berkelanjutan.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Anugrahadi, A. (2023). Heru Budi Sebut Masalah Stunting Bisa Jadi Penyebab Awal Terjadinya Tawuran. Diakses dari: https://www.liputan6.com/news/read/5198799/heru-budi-sebut-masalah-stunting-bisa-jadi-penyebab-awal-terjadinya-tawuran

Basromi, & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Bogdan, R., & Biklen, S. K. (2017). Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. Pearson.

Bungin, B. (2020). Social Research Methods (Post-Qualitative). Jakarta: Kencana.

Creswell, J. W. C. & J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative And Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Deayana, I., Ambri, M., & Syafari, M. R. (2021). Efektivitas Gaya Kepemimpinan Kolaboratif (Studi Kasus pada Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong). PubBis: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis, 5(1), 14–22.

Fadilah, T. N., Dinengsih, S., & Choirunissa, R. (2021). Hubungan Antara Karakteristik Maternal Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Posyandu Kenanga 1 Wilayah Puskesmas Cilandak Barat. Jurnal Kesehatan dan Kebidanan, 9(2), 1–14.

Fahlapi, F. (2024). Pemkot Jaksel Gelar Aksi Konvergensi Perencanaan Percepatan Penurunan Stunting. Diakses dari: https://selatan.jakarta.go.id/berita-selatan/detail/pemkot-jaksel-gelar-aksi-konvergensi-perencanaan-percepatan-penurunan-stunting

Fatahillah, A. (2023). Pemkot Jaksel Gelar Audit Kasus Stunting. Diakses dari: https://selatan.jakarta.go.id/berita-selatan/detail/pemkot-jaksel-gelar-audit-kasus-stunting

Fatahillah, A. (2024). Walikota Jaksel Saksikan Penandatangan MoU Penanganan Stunting.

Fatikha, N. T., & Permatasari, A. (2023). Collaborative Governance Dalam Penanganan Stunting. Jurnal Kebijakan Publik, 14(3), 277. https://doi.org/10.31258/jkp.v14i3.8308

Flick, U. (2014). An Introduction to Qualitative Research Uwe Flick Editon 5. In SAGE Publication.

Gerdiansyah. (2022). Pemkot Jaksel Terbitkan Produk Hukum Percepat Penurunan Stunting.

Gitsham, M., & Page, N. (2014). Designing effective multi-stakeholder collaborative platforms: learning from the experience of the UN Global Compact LEAD Initiative. SAM Advanced Management Journal, 79(4), 18.

Ilham. (2023). Pemkot Jaksel Prioritaskan Audit Penanganan Stunting. Diakses dari: https://www.medcom.id/nasional/metro/xkE2plxK-pemkot-jaksel-prioritaskan-audit-penanganan-stunting

Irma. (2023). Grebek Stunting Sebagai Upaya Mengatasi Masalah Gizi Balita di Kelurahan Kalibata. Diakses dari: https://selatan.jakarta.go.id/modul/kelurahan/kalibata/berita-selatan/detail/grebek-stunting-sebagai-upaya-mengatasi-masalah-gizi-balita-di-kelurahan-kalibata

Izan, K. (2024a). Pemkot Jaksel Bentuk Kelompok Peduli Gizi Untuk Atasi Stunting. Diakses dari: https://www.antaranews.com/berita/4085802/pemkot-jaksel-bentuk-kelompok-peduli-gizi-untuk-atasi-stunting

Izan, K. (2024b). Pemkot Jaksel Fokus Turunkan Stunting Melalui Pencegahan Sejak Dini. Diakses dari: https://www.antaranews.com/berita/4074882/pemkot-jaksel-fokus-turunkan-stunting-melalui-pencegahan-sejak-dini

KIP. (2021). Sudin Kesehatan Jaksel Gelar Rembuk Stunting. Diakses dari: https://selatan.jakarta.go.id/berita-selatan/detail/sudin-kesehatan-jaksel-gelar-rembuk-stunting

Kurniasih, Y., Suwitri, S., & Hapsari, S. W. (2023). Collaborative Governance Dalam Percepatan Pencegahan Stunting di Kabupaten Temanggung. Journal of Public Administration and Local Governance, 7(1), 68–76.

Mangunatmadja, I. (2023). Hubungan antara Status Gizi dengan Tingkat Perkembangan Anak yang Teridentifikasi Stunting di Wilayah Jakarta Selatan Tahun 2022. Junior Medical Journal, 2(2), 280–289.

Meyer, A. De. (2009). Collaborative Leadership. Judge Business School, University of Cambridge.

Nareswari, T. L. (2023). Ekonomi Indonesia terbesar di ASEAN, tapi 1 dari 5 anak mengalami ‘stunting’, mengapa? The Conversation.

Neuman, W. L. (2017). Understanding Research. Pearson.

Norsanti, N. (2021). Efektivitas Program Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan (Studi Kasus Pada Desa Mampari dan Desa Banua Hanyar). Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 3(1), 10–21.

Pancar.id. (2024). Membangun Peran PKK Jakarta Selatan dalam Penurunan Stunting. Diakses dari: https://www.pancar.id/caraka/3652313755/membangun-peran-pkk-jakarta-selatan-dalam-penurunan-stunting

Pangestu, C. (2023). Cegah Stunting Balita Ciptakan Masa Depan Penuh Gempita Asuransi Astra Berikan Intervensi Gizi Untuk Menurunkan Angka Stunting di Kelurahan Lebak Bulus Jakarta Selatan. Diakses dari: https://www.asuransiastra.com/knowledge-post/cegah-stunting-balita-ciptakan-masa-depan-penuh-gempita-asuransi-astra-berikan-intervensi-gizi-untuk-menurunkan-angka-stunting-di-kelurahan-lebak-bulus-jakarta-selatan/

Purukam, T. S. (2023). Pemkot Jaksel Gelar Konvergensi Aksi 3 Rembuk Stunting Tahun 2023. Diakses dari: https://selatan.jakarta.go.id/berita-selatan/detail/pemkot-jaksel-gelar-konvergensi-aksi-3-rembuk-stunting-tahun-2023

Sakti, T. S. (2024). Program Go Tuntas JS Efektif Bantu Pemenuhan Gizi Anak. Diakses dari: https://m.beritajakarta.id/read/134112/program-go-tuntas-js-efektif-bantu-pemenuhan-gizi-anak

Sakti, T. S. (2024). 75 Kelompok Peduli Gizi Sudah Terbentuk di Jakarta Selatan. Diakses dari: https://m.beritajakarta.id/read/134928/75-kelompok-peduli-gizi-sudah-terbentuk-di-jakarta-selatan

Saldana, J. (2009). The coding manual for qualitative researcher. Thousand Oaks:Sage Pub.

Sanaghan, P., & Lohndorf, J. (2015). Collaborative leadership: The new leadership stance. Collaborative Leadership in Higher Education, 6–37.

Sumanti, R. (2024). Collaborative Governance: Strategi Pencegahan dan Penurunan Prevalensi Stunting. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 19(1), 13–26.

Taufiqurokhman, T., Suhardika, A., & Sahrul, M. (2023). Kebijakan Strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dalam Menurunkan Angka Stunting. Khidmat Sosial: Journal of Social Work and Social Services, 4(2), 111–122.

Widaryanti, R. (2012). Case Control. Encyclopedia of Medical Decision Making, 3(2), 23–28. https://doi.org/10.4135/9781412971980.n30

Wilson, S. (2013). Collaborative leadership: it’s good to talk. British Journal of Healthcare Management, 19(7), 335–337.

YBM PLN. (2023). YBM PLN Sebar 17.000 Paket Gizi untuk Cegah dan Tangkal Stunting. YBM PLN.

Published
2024-12-28
How to Cite
Wulandari, S., & Praja, S. J. (2024). COLLABORATIVE LEADHERSHIP DALAM PENANGANAN PROGRAM PENGENTASAN STUNTING DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN. PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan Dan Politik, 7(3), 82-101. https://doi.org/10.54783/japp.v7i3.1999