PERAN DINAS KOPERASI DAN UKM PROVINSI JAWA TIMUR DALAM MEMENUHI STANDAR NON-TARIFF MEASURES (NTMS) PRODUK UMKM O’O SUWARU
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur dalam memfasilitasi sertifikasi HACCP pada produk O’O Suwaru milik CV Mardika Askara Raya yang berorientasi ekspor ke Malaysia dan Singapura. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan utama Ery Surya Buana selaku Pengolah Data Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur berperan sebagai fasilitator melalui pendampingan teknis HACCP, perbaikan tata letak produksi, penyusunan Standard Operating Procedure (SOP), serta menjembatani UMKM dengan lembaga sertifikasi pihak ketiga, yaitu Sucofindo. Sebelum pendampingan, proses produksi O’O Suwaru belum memenuhi standar HACCP karena belum memiliki SOP, dokumentasi produksi, dan sistem kerja yang terstandarisasi. Setelah program fasilitasi dilakukan, UMKM mengalami peningkatan kesiapan produksi, pembagian kerja yang lebih sistematis, serta meningkatnya kepercayaan buyer luar negeri terhadap kualitas dan keamanan produk. Penelitian ini menunjukkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membantu UMKM memenuhi standar keamanan pangan internasional sebagai bagian dari Non-Tariff Measures (NTMs) dalam perdagangan internasional.
References
Badan Karantina Indonesia. (n.d.). Kebijakan berbasis zona dalam perspektif perdagangan internasional. Balai Besar Uji Standar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan. Retrieved from: https://ujistandar.karantinaindonesia.go.id/kebijakan-berbasis-zona-dalam-perspektif-perdagangan-internasional/
Deviyana, N. (2025, November 11). Transaksi business matching UMKM Januari–Oktober 2025 capai Rp 2,17 triliun. Retrieved from: https://www.idxchannel.com/economics/transaksi-business-matching-umkm-januari-oktober-2025-capai-rp217-triliun
Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. (n.d.). Laporan kinerja Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur. Retrieved from: https://diskopukm.jatimprov.go.id/id/konten/detail-laporan-kinerja
Fahzirah, I., Nst, N. N., Khadijah, S., & Ibrahim, H. (2025). Peran inovasi dan sertifikasi produk dalam meningkatkan daya saing ekspor dimsum frozen Indonesia. An-Najah: Journal of Islamic Economics, 1(1), 394–400.
Haykel, M., & Lie, G. (2025). Hambatan non tarif dan dampaknya terhadap ekspor produk UMKM Indonesia. Journal of Micro, Small and Medium Enterprises, 2(2), 9–19. https://doi.org/10.47134/UMKM.V2I2.915
Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. https://doi.org/10.31764/HISTORIS.V6I1.4075
Maria, V., Situmeang, T., Ardana, R. F., et al. (2024). Strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) berbasis ekonomi kreatif di Kecamatan Serang, Kabupaten Serang. Sammajiva: Jurnal Penelitian Bisnis dan Manajemen, 2(2), 12–36. https://doi.org/10.47861/SAMMAJIVA.V2I2.980
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Mutu, S., Salah, S., Jenis, S., Non, H., Perdagangan, T. D., & Budi, W. (2017). Sertifikat mutu sebagai salah satu jenis hambatan non tarif perdagangan tuna dan udang: Definisi, jenis dan permasalahannya. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 2(2), 57–72. https://doi.org/10.15578/marina.v2i2.4962
Nisa, N. Q., Ariwardana, M. E., Khoirun Nisa’, A., Sari, P. W. T., & Firmansyah, A. H. (2025). Dampak standar perdagangan internasional terhadap struktur produksi dan keunggulan komparatif dalam industri tradisional (studi kasus literatur). Musytari: Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, 18(1), 91–100.
Novita, N., Sopian, S., Winando, J., Toruan, L., & Putri, S. (2024). Pengaruh hambatan non-tarif SPS dan TBT terhadap perdagangan internasional Indonesia dengan negara G-20. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 31–40. https://doi.org/10.47687/SNPPVP.V5I1.1015
Nugroho, P., Firdaus, M., & Asmara, A. (2017). Pengaruh standar keamanan pangan terhadap ekspor produk biofarmaka Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 6(1), 41–57. https://doi.org/10.29244/jekp.6.1.2017.41-57
Pakaya, P., Nggilu, R., & Kadir, J. (2025). Peran kepala desa dalam pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil menengah di Desa Dambalo Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. Journal of Governance and Public Administration, 2(4), 802–813. https://doi.org/10.70248/JOGAPA.V2I4.2907
Saputro, A. R., Adiaksa, F. T., & Putra, A. C. (2023). Tingkat Pemahaman 7 Prinsip HACCP pada Pelaku UMK Makanan dan Minuman Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Journal of Manufacturing in Industrial Engineering & Technology, 2(2), 34-42. https://doi.org/10.30651/mine-tech.v2i2.23598
Sedyastuti, K. (2018). Analisis pemberdayaan UMKM dan peningkatan daya saing dalam kancah pasar global. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia, 2(1), 117–127. https://doi.org/10.31842/jurnal-inobis.v2i1.65
Setyorini, E., & Trisnawati, Y. (2020). Potensi pangan lokal Indonesia. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian.
UNCTAD. (n.d.). Non-tariff measures (NTMs). United Nations Conference on Trade and Development.





.png)
.png)

1.png)