OLIGARKI DAN KONFLIK KEPENTINGAN DALAM PEMBENTUKAN REGULASI PUBLIK: TELAAH SOSIO-POLITIK TERHADAP RELASI KEKUASAAN DI INDONESIA

  • Iskandar Syukur Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia
Keywords: Oligarki, Konflik Kepentingan, Regulasi Publik, Relasi Kekuasaan, Kebijakan Publik.

Abstract

Proses pembentukan regulasi publik di Indonesia tidak hanya berlangsung melalui mekanisme formal yang ditentukan oleh sistem pemerintahan, tetapi juga dipengaruhi oleh hubungan antarpihak yang memiliki kepentingan dan tingkat pengaruh yang berbeda. Dalam pelaksanaannya, proses penyusunan kebijakan sering memperlihatkan adanya keterlibatan berbagai aktor dengan kapasitas yang tidak seimbang dalam mengakses ruang pengambilan keputusan, sehingga menciptakan perbedaan kemampuan dalam memengaruhi arah kebijakan yang dihasilkan. Kondisi tersebut memunculkan perhatian terhadap kemungkinan berkembangnya konflik kepentingan dalam proses penyusunan regulasi yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas kebijakan publik serta penyelenggaraan pemerintahan secara lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh relasi kekuasaan dalam proses pembentukan regulasi publik di Indonesia dengan menelaah hubungan antara oligarki dan konflik kepentingan dalam proses kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui pengumpulan data yang berasal dari berbagai literatur, hasil penelitian terdahulu, artikel ilmiah, serta sumber lain yang memiliki relevansi dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembentukan regulasi publik melibatkan hubungan yang kompleks antara berbagai aktor dengan tingkat pengaruh yang berbeda dalam memengaruhi arah kebijakan. Relasi kekuasaan yang berkembang dalam proses tersebut dapat memunculkan kondisi yang menyebabkan sebagian kepentingan memperoleh akses yang lebih besar terhadap proses pengambilan keputusan dibandingkan kepentingan lainnya. Keadaan tersebut memiliki implikasi terhadap kualitas regulasi, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, pelaksanaan prinsip akuntabilitas, serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dalam jangka panjang.

References

Afkar, L., & Rery, S. (2020). Subjektivitas Kekuasaan Dalam Pemberitaan Media Online. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 24(1), 17-36.

Aliano, Y. A., & Adon, M. J. (2023). Percaturan politik geneologi kekuasaan dalam sistem pemilu ‘2024’Di Indonesia perspektif etika Michel Foucault. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(3), 474-486.

Bakker, F. F., Imigrasi, P., & Prasetio, D. E. (2021). Pluralisme Kewenangan Penyidikan Dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia. Jurnal Kertha Semaya, 10(1).

Cahyono, S. P., Setyawarni, T., Muyana, A. I., & Bayu, A. A. (2023). Hubungan Hukum Dan Kekuasaan Dalam Sistem Hukum Di Indonesia. Dinamika Hukum & Masyarakat, 6(1), 23-48.

Ericson, R. J. (2022). Sanksi Administrasi Terhadap Aparatur Sipil Negara Dalam Kegiatan Kampanye Pemilihan Kepala Daerah. Jurnal Hukum Positum, 7(1), 171-189.

Harinurdin, E., & Safitri, K. A. (2023). Tata kelola perusahaan tercatat di Indonesia. Jurnal Vokasi Indonesia, 10(1), 46-56.

Hermanto, B. (2023). Dinamika partisipasi publik dalam mewujudkan legislasi yang partisipatoris. Jurnal Yudisial, 16(2), 205-231.

Indriastuti, I. (2020). Memahami Kembali Pelayanan Publik untuk Mewujudkan Tata Pemerintahan yang Baik (Good Governance). Governance, JKMP (Governance, Jurnal Kebijakan & Manajemen Publik), 10(1), 60-75.

Jumadin, Z., & Wibisono, Y. (2019). Konflik politik antara gubernur dan dprd dki jakarta dalam proses penetapan apbd 2015. Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 249-303.

Mandasari, N. (2023). Perbandingan Konsep Tata Kelola Pemerintah: sound governance, dynamic governance, dan open government. Ebisma (Economics, Business, Management, & Accounting Journal), 3(1), 46-62.

Nafis, S. (2020). Pencegahan Dan Penindakan Tindak Pidana Korupsi Terhadap Aparatur Sipil Negara Berdasarkan UndangUndang No. 31 Tahun 1999 Yang Kemudian Dirubah Oleh Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Dan Undang Undang No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (Studi Kasus Nomor Perkara 67/Pid. Sus-TPK/2018/PN Bdg). Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, 10(1), 39-64.

Noor, M. U. (2019). Inisiasi masyarakat informasi di Indonesia melalui implementasi keterbukaan informasi publik: Satu dekade Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Khizanah al-Hikmah Jurnal Ilmu Perpustakaan Informasi dan Kearsipan.

Nugroho, Y., Ermawati, N., & Suhardianto, N. (2023). Pelaporan Environment Social Governance (ESG) dari Sudut Pandang Filsafat Jawa Berdimensi" Hamemayu Hayuning Bawana". Akuntansi: Jurnal Akuntansi Integratif, 9(1), 1-18.

Padilah, A. H., Fayuni, D. F., & Nurviyanti, M. D. (2023). Partisipasi politik dalam pembangunan desa di kecamatan Sayan Kabupaten Melawi. Journal of Social and Policy Issues, 192-201.

Published
2024-12-31
How to Cite
Syukur, I. (2024). OLIGARKI DAN KONFLIK KEPENTINGAN DALAM PEMBENTUKAN REGULASI PUBLIK: TELAAH SOSIO-POLITIK TERHADAP RELASI KEKUASAAN DI INDONESIA. VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah Di Indonesia, 16(3), 255-273. https://doi.org/10.54783/jv.v16i3.1671